Bunuh Istrinya, Suami Dihajar Massa hingga Kritis

Jaka Samudra, iNews · Sabtu 28 Agustus 2021 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 519 2462445 bunuh-istrinya-suami-dihajar-massa-hingga-kritis-9v9OrqJDbn.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

PASURUAN - Seorang suami tega membunuh istrinya sendiri di dalam rumahnya, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (28/8/2021) dini hari.

Akibatnya, warga pun kesal dan berusaha menangkap pelaku. Setelah tertangkap, kemudian dihajar hingga kondisinya kritis lalu dilarikan ke puskesmas terdekat. Meski demikian, belum diketahui motif dari pembunuhan tersebut polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Kejadian tersebut di Desa Minggir, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Aksi massa pada pelaku pembunuhan pun terekam video amatir milik salah tetangganya. Massa yang tersulut emosi ini menghajar pelaku pembunuhan hingga nyaris tewas di lokasi kejadian.

Beruntung, polisi datang dan mengevakuasi pelaku kepuskesmas winongan untuk mendapatkan pertolongan tim medis. Pelaku pembunuhan ini diketahui berinisial S (59), yang tega memukul kepala belakang istrinya sendiri berinisial M dengan sebatang kayu dari belakang di rumahnya, di Desa Setempat.

Baca Juga : Ibu Tega Kubur Bayinya yang Berumur Sehari, Jasadnya Dibungkus Kantong Plastik

Menurut saksi mata mengatakan, pelaku mendatangi rumah istrinya melakukan penganiayaan dengan memukul kayu kepada istirinya hingga meninggal dunia. Warga tak mengetahui motif dari pembunuhan tersebut,

"Kata anaknya, pelaku memukul istrinya dengan kayu hingga tewas. Saya enggak tahu penyebabnya karena apa," ujar Kepala Desa Minggir, Fauzan.

Sementara Itu, Kapolsek Winongan Iptu Agus, mengatakan, pelaku dihajar massa karena saat ditangkap berusaha melawan dengan cara melempar warga dengan batu.

"Pelaku sempat di massa. Alhamdulilllah dapat diamankan," Iptu Agus.

Hingga saat ini polisi belum mengetahui motif pembunuhan suami membunuh istrinya itu. Pihaknya masih memeriksa beberapa saksi yakni anak korban dan sementara keterangan pelaku masih belum bisa dilakukan karena tak sadarkan diri setelah dihajar massa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini