Dihujat di Medsos, Psikologis Yosef Tertekan dan Istri Mudanya Sering Menangis

Didin Jalaludin, Koran SI · Senin 30 Agustus 2021 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 525 2463526 dihujat-di-medsos-psikologis-yosef-tertekan-dan-istri-mudanya-sering-menangis-ugeQASKxEj.jpg Foto: Antara

SUBANG - Kasus pembunuhan ibu dan putrinya yang jasadnya ditemukan tertumpuk dalam kondisi bugil di bagasi Toyota Alphard, Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021 silam, masih menjadi misteri.

(Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Tes DNA Saksi)

Pembunuhan sadis yang menimpa Tuti (54) dan putri kandungnya Amelia Mustika Ratu (23) ini menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi perbincangan hangat di jejaring media sosial.

Banyak pernyataan-pernyataan tak berdasar disampaikan netizen. Padahal, penyelidikan sendiri belum rampung. Media sosial menuduh M, istri muda Yosef, suami korban Tuti atau ayah kandung Amelia seakan-akan terlibat dalam kasus pembunuhan ini sehingga membuat M tertekan.

(Baca juga: Anggaran Mobil Dinas Mewah Ketua DPRD Kota Bekasi Rp1 Miliar Lebih Jadi Sorotan)

"Sekarang kondisi Ibu (M) shok. Beliau sering menangis, dan sangat tertekan karena banyak tudingan yang seakan-anak dirinya terlibat. Kepada kami kuasa hukumnya, (dia) berkali-kali bersumpah tidak tahu apapun,"kata kuasa hukum M, Robert Marpaung, Senin (30/8/2021).

Menurutnya, segala pemeriksaan polisi sudah dijalankan M bersama dua orang anaknya. Bahkan mereka sampai harus menjalani tes DNA. Selain itu, telepon genggam milik M juga diamankan polisi untuk proses penyelidikan.

"Saya sebagai kuasa hukumnya, meyakini klien saya tidak terlibat (kasus pembunuhan). Saat malam kejadian biliau sedang ada di rumahnya. Itu didukung dari keterangan saksi bahwa yang bersangkutan tidak pergi ke mana-mana. Semua hasil akhir penyelidikan kami serahkan ke penyidik, dan kami harap semuanya segera terungkap,"bebernya.

Dia menyebut, banyaknya tuduhan yang tidak mendasar membuat M tidak mau keluar rumah. Sebagai kuasa hukum, dia pun harus berusaha meyakinkan kliennya agar tetap tegar dan menjalani semuanya dengan tegar dan sabar. "Karena hampir setiap saat beliau menangis,"ujar Robert.

Selain M, suaminya juga merasakan hal serupa. Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, menyebut pisikologis kliennya saat ini dalam kondisi tertekan. Tidak hanya karena kematian anak kandungnya Amelia dan istri pertamanya Tuti, tetapi juga respon dari media sosial. Dia tidak menyangka, kasus ini menyedot perhatian netizen seperti di Facebook, Instagram, Tiktok bahkan YouTube.

"Banyak asumsi liar yang mengkait-kaitkan bahwa klien saya seolah-olah sebagai terduga pelaku, terutama di sosmed. Apabila banyak pihak yang seperti memojokan jelas membuat pisikologis seseorang itu tergaggu,"tutur dia.

Rohmah meyakini, jika kliennya Yosef tidak terlibat dalam peristiwa yang menimpa keluarganya itu. Apalgi dia sangat menyayangi keluarga besarnya, apalagi anak bungsunya Amelia. "Peristiwa kematian anak dan istrinya yang tidak wajar ini saja membuat Pak Yosef sangat terpukul,"katanya.

Menurutnya, saat malam yang diduga menjadi peristiwa pembunuhan Yosef sedang berada di rumah istri mudanya. Dia pulang ke rumah istri tuanya di Jalan Cagak pada Rabu pagi hendak mengambil peralatan golf, pada saat itu lah dia menemukan istri dan anaknya sudah meninggal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini