Pemkot Malang Targetkan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Minggu Depan

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 31 Agustus 2021 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 519 2463947 pemkot-malang-targetkan-pembelajaran-tatap-muka-mulai-minggu-depan-tfgRnOGYQd.jpg Walkot Malang mengecek persiapan PTM. (Foto: Avirista M)

MALANG – Pemkot Malang bakal melakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seiring dengan penurunan PPKM ke Level 3. Namun sebelum pembelajaran tatap muka diujicobakan, program vaksinasi ke pelajar berusia 12 tahun ke atas bakal terus dipercepat.

“Minggu depan kita uji coba. Berseiring dengan itu, percepatan vaksinasi. Hari ini kan sudah ada satu SMP 5. Maka kita targetkan bulan September itu vaksinasi sudah selesai. Walaupun masih tahap pertama,” ucap Wali Kota Malang Sutiaji, saat ditemui awak media, pada Selasa (31/8/2021).

Sutiaji menyebut di Malang pembelajaran tatap muka bakal menyasar 40 ribu pelajar jenjang SMP dan 5 ribu pelajar SD. Pihaknya memastikan para pelajar inilah yang nantinya akan mendapat prioritas vaksinasi Covid-19, sebelum pembelajaran tatap muka dibuka.

“Tetap itu hanya menciptakan herd immunity saja, yang terpenting adalah protokol kesehatan. Maka kemarin saya lihat bagaimana sekolah menjaga prokes (protokol kesehatan),” tuturnya.

Baca juga: KPAI Dukung Pembelajaran Tatap Muka Asal Penuhi Syarat Berikut Ini

Ia menambahkan. hingga hari ini baru pelajar di SMPN 5 Malang saja yang tervaksin. Sementara beberapa sekolah SMP dan SD di beberapa tempat di Malang segera dilaksanakan vaksinasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang Suwarjana mengungkapkan, pembelajaran tatap muka nantinya bakal diujicobakan hanya untuk pelajar SD kelas VI dan SMP yang telah tervaksin Covid-19.

“Target kami itu antara 45 - 55 ribu. SMP 45, SD 5 ribu SD hanya kelas 6 saja tidak semuanya, yang sudah (tervaksin) 12 tahun saja. Ya kalau enggak mau masuk kan enggak masalah sudah vaksinnya,” kata Suwarjana ditemui terpisah.

Sejauh ini proses vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kota Malang baru menyasar pelajar SMP 5 dan pelajar SMAN 2 di bawah naungan Cabang Dinas Pendidkan Provinsi Jatim Wilayah Malang Batu.

Sedangkan untuk tenaga kependidikan di Kota Malang, Suwarjana memastikan telah hampir 100 persen divaksin. Hanya beberapa guru yang menderita komorbid yang belum menjalani vaskinasi Covid-19.

“Sudah aman 100 persen kecuali yang mungkin ada komorbid karena itu aturan. Insya Allah, mudah - mudahan dengan sudah tervaksin SMP tatap muka, SD MI pun walaupun tidak vaksin, yang memang dalam usianya belum ya nggak masalah,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini