Keseruan Bocah Kembar Siam Asal Garut Diajak Jalan-Jalan, Ungkap Cita-Cita ke Ridwan Kamil

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 31 Agustus 2021 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 525 2463772 keseruan-bocah-kembar-siam-asal-garut-diajak-jalan-jalan-ungkap-cita-cita-ke-ridwan-kamil-cunNk9CXtG.jpg Kembar siam Dewi dan Putri. (Foto: Agung Bakti)

BANDUNG - Al Putri Dewi Ningsih dan Al Putri Anugrah, bocah kembar siam asal Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut datang ke sebuah rumah makan di kawasan Cibeunying, Kota Bandung, Senin (30/8/2021).

Turun dari mobil siaga Desa Cinunuk, keduanya langsung memasuki rumah makan menggunakan kursi roda yang didorong sang ayah, Iwan Kurniawan. Putri dan Dewi, begitu keduanya akrab disapa, terlihat semringah saat tiba di rumah makan meski telah menempuh perjalanan panjang dari Garut ke Bandung.

Di dalam rumah makan, Putri dan Dewi telah ditunggu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi. Kehadiran Puti dan Dewi di rumah makan tersebut memang untuk memenuhi undangan makan siang bersama Kadisdik Jabar. Dedi pun menyapa dan mulai bertanya banyak hal kepada Putri dan Dewi.

"Katanya Putri dan Dewi bisa bersholawat ya?" tanya Dedi.

Foto: Agung Bakti

"Bisa pak," jawab keduanya kompak dan lantas bersholawat di hadapan Dedi dan sejumlah awak media yang ikut hadir dalam acara makan siang itu.

Di meja makan, kedua gadis cilik itu tampak ceria. Kondisinya yang terbilang istimewa tak lantas membuat keduanya sungkan atau malu di hadapan banyak orang. Sebaliknya, Putri dan Dewi justru sangat percaya diri layaknya anak-anak normal seusianya.

Baca juga: Melihat Aktivitas Kembar Siam Al Putri Masuk Sekolah, Semangatnya Bikin Terharu

"Aku pesan minuman, sama bakso, aku juga," ujar Putri dan Dewi kompak saat disodorkan pilihan menu di rumah makan tersebut.

Dedi mengakui, Putri dan Dewi merupakan anak yang ceria dan periang. Bahkan, kata Dedi, keduanya pun terbilang cerdas dan memiliki daya ingat yang kuat, seperti saat keduanya melantunkan sholawat.

Menurut Dedi, dirinya sengaja menemui Putri dan Dewi setelah keduanya melakukan pengukuran kursi roda baru di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSUD) Bandung, mengingat kursi roda yang mereka gunakan saat ini sudah kurang nyaman.

Dedi mengatakan, sebagai Kadisdik Jabar, pihaknya akan terus memantau perkembangan pendidikan Putri dan Dewi. Bahkan, kata Dedi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Disdik Kabupaten Garut demi keberlangsungan pendidikan keduanya.

"Kita bantu di bidang pendidikan, ananda Putri dan Dewi masih sekolah SD. Akan kita terus dampingi siapa pun kadisnya nanti, saya titipkan mereka harus masuk sekolah negeri dan penuhi apa yang mereka inginkan," tegas Dedi.

Usai makan siang, Dedi kemudian menghubungkan Putri dan Dewi kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui video call. Ketiganya pun sempat terlibat obrolan seru saat orang nomor satu di Jabar itu bertanya pada Putri dan Dewi.

"Putri sama Dewi lagi di mana sekarang?" sapa Gubernur yang akrab disapa Kang Emil.

"Abis makan, di kafe," jawab Putri dan Dewi yang langsung disambut tawa awak media.

"Putri dan Dewi (kalau sudah besar) mau jadi apa?" ujar Kang Emil melanjutkan pertanyaan.

"Aku mau jadi artis sinetron, Ikatan Cinta," jawab Dewi.

"Kalau aku mau jadi Ilmuan, science," tukas Putri.

Kang Emil pun sangat bangga saat Putri dan Dewi lancar melantunkan surat An-Naba. Puas mendengarkan lantunan ayat suci yang dibawakan Putri dan Dewi, Kang Emil pun menjanjikan hadiah untuk keduanya.

"Mau dikasih hadiah apa ?" tanya Kang Emil.

"Apa saja, yang penting bagus, iya apa saja yang penting bagus," ucap Putri dan Dewi sambil terkekeh.

Selain menjanjikan hadiah, Kang Emil pun berjanji untuk menemui Putri dan Dewi jika dirinya berkunjung ke Garut.

"Nanti kalau Pak Gubernur ke Garut kita bertemu ya," ujar Kang Emil.

Sementara itu, sang ayah, Iwan Kurniawan mengaku sangat sayang kepada dua putri kecilnya itu. Diakuinya, setelah sang istri yang meninggal dunia Oktober 2020 lalu, Iwan terpaksa meninggalkan pekerjaannya, agar fokus mengasuh Putri dan Dewi dan putra sulungnya.

"Anak saya ada tiga, Putri dan Dewi ini anak kedua dan ketiga saya. Sekarang tidak bekerja dan fokus mengasuh mereka. Alhamdulillah, soal rezeki mah ada saja. Mungkin Allah menitipkan rezeki saya lewat Putri dan Dewi," ungkapnya.

Iwan juga mengakui, di tengah besarnya simpati masyarakat terhadap dua putri kecilnya, masih saja ada orang yang kerap mengejek Putri dan Dewi. Namun, kata Iwan, hal itu dianggapnya hanya angin lalu.

"Ya, ada saja yang mengejek, tapi buat saya, soal itu masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Putri dan Dewi ini amanah dari Tuhan yang harus saya jaga," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini