Anjing Pelacak Endus TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Yosef dan Istri Mudanya Hadir

Didin Jalaludin, Koran SI · Selasa 31 Agustus 2021 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 525 2463812 anjing-pelacak-endus-tkp-pembunuhan-ibu-anak-di-subang-yosef-dan-istri-mudanya-hadir-wathNYWx88.jpeg TKP pembunuhan di Subang. (Foto: MNC Portal)

SUBANG - Dua pekan berlalu, penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan putrinya yang jasadnya ditemukan di bagasi mobil Alphard di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, masih dilakukan. Kemarin, Senin (30/8), polisi mendatangi kembali rumah korban yang menjadi TKP pembunuhan dengan menerjunkan anjing pelacak.

Anjing pelacak yang didatangkan dari K9 Dit Samapta Polda Jabar itu mengitari rumah dan menelusuri kebun yang berada di lokasi kejadian. Belum diketahui apa yang ditemukan anjing pelacak. Namun langkah yang dilakukan polisi ini merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mencari bukti tambahan di lokasi kejadian tempat jasad korban Tuti (54) dan putrinya Amelia Mustika Ratu (23) ditemukan pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021 lalu.

Selain tim dari Polres Subang dan Polda Jabar, di lokasi juga tampak Kapolres Subang AKBP Sumarni. Selain itu polisi juga menghadirkan Yosef beserta istri mudanya berinisial M. Kehadiran mereka didampingi kuasa hukumnya masing-masing, Rohman Hidayat dan Robert Marpaung.

Baca juga: Deretan Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan

Yosef yang merupakan suami korban Tuti dan ayah Amelia, datang mengenakan jaket olah raga dan topi berwarna merah. Dia menyaksikan proses penyelidikan lanjutan di rumahnya yang menjadi tempat ditemukannya mayat anak dan istrinya.

Tidak hanya Yosef dan istri mudanya M, pada kesempatan itu juga hadir sejumlah keluarga dari korban Tuti, di antaranya anak pertama korban, Yoris (34), serta kakak korban, Yeti (59).

Warga sekitar di perkampungan itu juga tanpak berdatangan ingin melihat proses olah TKP yang menerjunkan anjing pelacak tersebut. Akibatnya kondisi ini membuat lalu lintas jalan raya di lokasi kejadian sesekali terganggu.

Sementara itu, olah TKP kali ini dilakukan tertutup dan tidak boleh dihadiri awak media. Bahkan, hingga Selasa (31/8/2021) hari ini polisi belum memberikan keterangan resmi dari hasil olah TKP tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini