Pesta Dangdutan Anggota DPRD Pasuruan Picu Kerumunan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 01 September 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 519 2464650 pesta-dangdutan-anggota-dprd-pasuruan-picu-kerumunan-polisi-tetapkan-satu-tersangka-AEdlIwwX2I.jpg Pesta dangdutan. (Foto: Istimewa)

MALANG - Polres Pasuruan akhirnya menetapkan satu tersangka kasus pesta dangdutan anggota DPRD yang melanggar protokol kesehatan dan aturan PPKM. Satu tersangka yakni Kepala Desa (Kades) Pusung Malang bernama Akhmad Baidlowi.

Ia resmi dijadikan tersangka, lantaran pihaknya dinilai bertanggung jawab atas kerumunan hajatan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Akhmad Mujangki, yang tak lain adalah anak kandungnya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, penetapan tersangka ini berdasarkan keterangan 9 orang saksi dan bukti-bukti lainnya. Pihaknya juga telah melakukan gelar perkara dan meningkatkan statusnya. 

“Sudah kita periksa 9 orang saksi. Hari ini ditetapkan tersangka,” kata Adhi Putranto saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, pada Rabu (1/9/2021) sore.

Disebutkan Adhi, Baidlowi ini berperan sebagai penyelenggara respesi pernikahan yang menggunakan pesta dangdutan. 

Baca juga: Viral Pesta Dangdutan Anak Kades di Malang Diduga Langgar Prokes, Polisi Selidiki

“Dia kan yang bikin acaranya. Anggota DPRD ini mantennya, anaknya yang nikah. Jadi bapaknya sebagai orang tua mengadakan resepsi untuk anaknya," ujarnya 

Dirinya mengatakan, sesuai dengan aturan PPKM, sebenarnya resepsi pernikahan diperbolehkan, hanya saja tidak boleh menyebabkan kerumunan. Namun pada kasus ini, penyelenggara hajatan pernikahan juga menggelar pesta dan hiburan dangdut yang memicu kerumunan. 

"Kalau hajatan boleh. Cuma yang tidak boleh kan acara sampingannya itu. Dia nyetel lagu pakai sound system. Terus memicu kerumunan," terangnya.

Adhi mengatakan, kasus itu tinggal pemberkasan. Setelah itu, berkas perkara itu akan dilimpahkan. "Sudah penyidikan. Tinggal pemberkasan sebentar lagi kita limpahkan," tandasnya. 

Sebelumnya sebuah video dangdutan dalam acara resepsi pernikahan anak salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan viral beredar di media sosial. Acara tersebut digelar pada Sabtu malam 21 Agustus 2021 di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Malang.

Terlihat dalam sebuah video hiburan dangdutan itu diiringi lampu kelap – kelip dan mengundang banyak ribuan orang. Banyak dari warga yang tak menggunakan masker dan tampak berkerumun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini