Petunjuk Baru Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Anjing Pelacak Temukan Barang Diduga Milik Pelaku

Didin Jalaludin, Koran SI · Rabu 01 September 2021 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 525 2464459 petunjuk-baru-pembunuhan-ibu-anak-di-subang-anjing-pelacak-temukan-barang-diduga-milik-pelaku-XZWb77tlpm.jpeg TKP pembunuhan di Subang. (Foto: MNC Portal)

SUBANG -  Polisi menemukan petunjuk baru dalam proses penyelidikan yang melibatkan anjing pelacak, dari kasus pembunuhan ibu dan putrinya yang jasadnya ditemukan dalam bagasi mobil Alphard. Pembunuhan sadis terjadi di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Rabu 18 Agustus 2021.

Anjing pelacak yang didatangkan dari K9 Dit Samapta Polda Jabar itu menemukan sepatu olahraga warna putih di kebun sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Diduga sepatu itu milik pelaku yang sebelumnya sudah dicurigai kabur ke kebun yang berada di belakang rumah korban, setelah melakukan aksinya.

Baca juga: Pembunuhan Ibu-Anak, Pengacara: Yosef dan Istri Mudanya Tak Dijemput Polisi

Meski menemukan petunjuk baru, namun hingga kini pemilik dari sepatu putih tersebut masih menjadi misteri. Dalam proses olah TKP lanjutan yang melibatkan anjing pelacak, para saksi turut dihadirkan, termasuk Yosef dan istri mudanya Mimin.

Saat itu anjing pelacak didekatkan ke para saksi untuk mengendus, namun tampaknya tidak ada respons berlebihan pada anjing pelacak. 

Baca juga: Wanita Ini Bunuh Suaminya karena Tidak Sabar Berhubungan Intim

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi soal olah TKP lanjutan yang melibatkan anjing pelacak tersebut. Namun demikian, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes K Yani Sudarto saat terjun ke TKP mengungkapkan, yang dilakukan polisi adalah proses klarifikasi penyelidikan, sehingga dihadirkan beberapa saksi dan menggunakan bantuan anjing pelacak. 

"Hasilnya belum, masa langsung. Jadi (dalam olah TKP lanjutan) ini memeriksa barang bukti yang diperkirakan terkait dengan kejadian. Doakan ya, mudah-mudahan terungkap,"kata dia.  

Sebelumnya, Kapolres Subang, AKBP Sumarni mengungkapkan hasil autopsi pada jasad kedua korban bernama Tuti (54) dan putrinya Amelia Mustika Ratu (23). Korban dinyatakan meninggal akibat mengalami luka dari pukulan benda tumpul. Masing-masing korban mengalami retak di bagian kepala. 

"Pada korban Tuti diduga tidak melakukan perlawanan saat diserang oleh pelaku. Bahkan diduga saat itu korban sedang tidur. Sementara berbeda dengan korban Amelia, dari hasil autopsi anaknya melakukan perlawanan terlebih dahulu," ujarnya.  

Polisi juga menemukan bekas tanah di tubuh Amelia. Setelah kedua korban meninggal, tubuh korban lalu dibersihkan di kamar mandi, sebelum akhirnya diseret dan ditumpuk di dalam bagasi mobil Alphard. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini