Ingat! Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Gerbang Tol Akses ke Kota Bandung

Antara, · Rabu 01 September 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 525 2464663 ingat-polisi-berlakukan-ganjil-genap-di-gerbang-tol-akses-ke-kota-bandung-KTed75NBhF.jpeg Kepala Satlantas Polrestabes Bandung AKBP Rano Hardiyanto. (Foto: Antara)

BANDUNG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung memberlakukan penyekatan ganjil genap bagi kendaraan yang keluar dari gerbang tol akses menuju Kota Bandung.

Kepala Satlantas Polrestabes Bandung AKBP Rano Hadiyanto mengatakan, penyekatan ganjil genap itu diberlakukan guna membatasi mobilitas warga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

"Gerbang-gerbang tol masuk ke Kota Bandung yaitu mulai di gerbang tol Pasteur, Pasir Koja, Moch. Toha, Kopo, dan Buahbatu," kata Rano di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/9/2021).

Menurut Rano, pelaksanaan ganjil genap itu dimulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Adapun pelaksanaannya hanya pada akhir pekan Jumat, Sabtu, dan Minggu. Aturan dimulai pada Jumat (3/9) mendatang.

Baca juga: Lusa Ujicoba Ganjil-Genap di Puncak Bogor, Berikut Titik Pengecekannya

Penyekatan ganjil genap itu, kata dia, sejauh ini baru direncanakan hanya digelar di gerbang tol. Sedangkan untuk pelaksanaan di pusat kota, menurutnya pihaknya bersama Pemkot Bandung masih melakukan evaluasi.

"Apakah perlu di pusat kota atau tidak, itu akan dirapatkan di Forum Komunikasi Angkutan Jalan dengan hasil analisa dari Satgas Covid-19 Kota Bandung," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan kasus Covid-19 di Kota Bandung pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Bandung terus menurun secara signifikan.

Menurut Oded, saat ini Kota Bandung berstatus Zona Oranye berdasarkan pemetaan level kewaspadaan Jawa Barat. Meski Begitu, Oded kembali mengingatkan warga agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Mobilitas dan aktivitas masyarakat meningkat diberlakukan relaksasi secara bertahap. Tetapi kegiatan PPKM harus diiringi dengan prokes agar kasus Covid-19 semakin menurun," kata Oded.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini