Kisah di Balik Penghulu Viral karena Sampaikan Nasihat Kocak

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 02 September 2021 06:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 519 2464816 kisah-di-balik-penghulu-viral-karena-sampaikan-nasihat-kocak-912DteIUpb.jpg Penghulu Anas Fauzi (Avirista Midaada)

MALANG - Seorang penghulu di Malang mendadak viral di media sosial karena nasihat pernikahannya yang dinilai kocak. Penghulu bernama Anas Fauzi ini merupakan penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) Lowokwaru, Kota Malang.

Saat ditemui di kediamannya di Jalan Jembawan XII, Pakis, Kabupaten Malang, pada Rabu malam (1/9/2021), Anas menyatakan, sebenarnya materi nasehat yang disampaikan di pernikahan tak ada bedanya dengan penghulu - penghulu lainnya.

"Insya Allah materinya sama para ustad, para kyai sama ya begitu, cuma metode cara penyampaian yang beda. Semua punya ciri khas nggak perlu dibeda - bedakan," ujar Anas.

Menurutnya, apa yang disampaikan di pengajian dan nasihat pernikahan yang diiringi guyonan, itu dilakukan di acara sebelum dan setelah ijab qobul. Sedangkan saat prosesi ijab qobul, tentu ada pantangan untuk dibuat bercanda atau guyonan.

"Sebagai penutup, saat ijab qobul nggak boleh ada guyon," kata pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ar Rozzaq, Desa Slamperejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Setiap materi yang diberikan dalam suatu pernikahan disebut pria berusia 51 tahun berbeda - beda, tergantung melihat kondisi dan situasi pihak keluarga. Ada yang karena terlihat terburu-buru pihak keluarga pengantin, ia pun mempersingkat nasehatnya.

Baca Juga : Penghulu Ini Berikan Nasihat Kocak ke Pengantin Pria: Jangan Lupa Bayar Iuran Warga

"Kita lihat situasi, kondisi kita lihat, bahkan ada yang tidak kita beri apa - apa, yang punya acara tampak seperti terburu-buru mau ada acara apa, kan kita bisa lihat, nyaman diberi materi, ini tidak nyaman diberi pengajian bisa dihitung dengan feeling. Oh ini cepet-cepetan, oh ini masih punya waktu bisa ditentukan ditentukan di saat pra-nikah, saya coba melihat situasi kondisi," ujarnya.

Namun biasanya ia mengalokasikan waktu untuk memberikan nasehat pernikahan 7 menit, dari biasanya 25 menit rangkaian acara ijab qobul.

"Saya siapkan sekitar 25 menit, saya bagi, 10 menit 7 - 10 di awal untuk pemeriksaan saksi-saksi, maskawin, dan persiapan aplikasi yang lain, setelah itu 7 menit untuk ijab qobul, itu sudah 17 menit, kemudian tambah 7 menit lagi pas materi," terangnya.

Anas menambahkan, tujuannya memberikan nasehat pernikahan dengan diiringi selingan bercanda, agar para calon pengantin tersebut mengingat - mengingat ilmu yang diberikan oleh penghulu.

"Biar anak - anakku yang manten - manten anyar (suami istri baru), atau yang mau menikah, atau yang sudah menikah, menambah wawasan atau mengingat - mengingat lagi ilmu pernikahan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini