Tak Kunjung Pulang, Pria Ini Ditemukan Tewas di Bawah Pohon

Solichan Arif, Koran SI · Jum'at 03 September 2021 01:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 519 2465376 tak-kunjung-pulang-pria-ini-ditemukan-tewas-di-bawah-pohon-pRaDP1OD2I.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

BLITAR - Seorang laki-laki berinsial KTM (54) warga Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas. Jasad KTM dalam posisi tertelungkup di bawah pohon mahoni dengan luka di pundak serta kaki lecet-lecet.

"Diduga korban meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon," ujar Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi kepada wartawan Kamis (2/9/2021).

Sebelum ditemukan tewas, KTM pamit pergi ke sawah. Ada tetangga yang melihat KTM memang berada di sawah. Tidak lama kemudian, biasanya ia segera pulang ke rumah. Karena tidak kunjung pulang, keluarga berusaha mencari.

"Di lokasi sawah, yang bersangkutan tidak ada," terang Didik. Di sekitar sawah, KTM juga tidak ada.

Sejumlah orang yang beraktifitas di sawah juga mengaku tidak tahu. Pencarian pun diperluas. Timbul perkiraan yang bersangkutan sedang mencari pakan ternak di pekarangan tegalan. Di sela aktivitas di sawah, KTM terkadang melakukan itu. Keluarga yang sedang mencari ke sana-sini, sontak kaget.

Di bawah pohon mahoni di area pekarangan desa setempat, terlilhat sesosok orang yang tertelungkup.

"Ketika di dekati ternyata memang yang bersangkutan," kata Didik.

Suasana seketika heboh. Orang-orang berdatangan. Saat ditemukan, KTM dalam keadaan sudah meninggal dunia. Petugas yang tiba di lokasi juga memastikan, yang bersangkutan sudah tidak bernyawa.

Melihat luka gores di pundak dan lecet-lecet pada kaki, KTM diduga terjatuh dari pohon mahoni. Saat mengambil dedaunan untuk pakan ternak, yang bersangkutan diduga jatuh tergelincir. Menurut Didik, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan bekas tanda kekerasan. Kematian yang bersangkutan diduga terjatuh dari pohon.

Pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah kecelakaan. Keluarga juga tidak menginginkan dilakukan autopsi pada jenazah yang bersangkutan. "Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan. Jenazah yang bersangkutan langsung diserahkan ke keluarga yang selanjutnya dimakamkan," tutur Didik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini