Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Analisis HP Sejumlah Saksi

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 03 September 2021 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 525 2465579 pembunuhan-ibu-dan-anak-di-subang-polisi-analisis-hp-sejumlah-saksi-dGNNrlYI7r.jpg Kabid Humas Polda Jabar Kombel Pol Erdi A Chaniago. (Foto: Agung S/MPI)

SUBANG - Polisi terus berusaha mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Penyidik dari Kepolisian melakukan analisis digital terhadap telepon genggam dan provider korban dan keluarga.

"Itu masalah hilang atau tidaknya (HP korban) saya belum monitor, tapi hasil-hasil tersebut menjadi konsumsi penyidik. Kita tidak bisa menyampaikan kepada umum hasil-hasilnya, tapi penyidik masih mendalami, menganalisa hasil-hasil yang didapat," ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Meski begitu, Erdi tidak merinci telepon genggam milik siapa saja yang dianalisa penyidik untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis itu.

"Semuanya sedang dianalisa dari HP yang diminta oleh penyidik ada beberapa orang," katanya.

Baca juga: NIK Presiden Jokowi Tersebar di Medsos, Ini Tanggapan Istana


Baca juga: Tarif Air Turun dari Rp25 Ribu Jadi Rp1.050, Anies : Untuk Keadilan Sosial

Dia melanjutkan, penyidik saat ini masih mempelajari modus pelaku yang dikaitkan dengan bukti-bukti dan petunjuk yang didapat.

"Nah, rangkaian ini harus dianalisa semuanya supaya kita bisa menentukan siapa nanti pelaku-pelaku yang patut dicurigai," jelasnya.

Erdi menyebutkan, hingga kini, total sudah ada 23 saksi yang dimintai keterangan. Beberapa saksi kunci bahkan sudah dihadirkan lagi dalam rekonstruksi kedua yang dilakukan beberapa hari lalu.

"Orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut (dihadirkan dalam rekonstruksi). Saksi-saksi sampai sekarang masih berjumlah 23 orang," sebutnya.

Dalam rekonstruksi kedua itu, kata Erdi, polisi ingin memastikan apakah ada perubahan keterangan yang diberikan para saksi atau tidak.

"Rekonstruksi kedua itu untuk memastikan kembali apa yang sudah diberikan keterangan itu ada perubahan atau tidak karena itu menyangkut masalah pembuktian, petunjuk, dan alibi waktu yang didapat dari keterangan mereka-mereka yang sudah diperiksa, makanya dilakukan rekonstruksi kedua," jelasnya.

Diketahui, Warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan mayat ibu dan anak di dalam bagasi mobil di rumahnya, Rabu (18/8/2021).

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang merupakan ibu dan anak perempuannya dengan kondisi tak berbusana dan luka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini