Ritual Warga di Pantai Pangandaran Dibubarkan Petugas

Syamsul Maarif, Okezone · Minggu 05 September 2021 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 05 512 2466496 ritual-warga-di-pantai-pangandaran-dibubarkan-petugas-RlRFrAAHA8.jpg Petugas bubarkan warga di pantai pangandaran (foto: ist)

PANGANDARAN - Aktivitas ritual tanpa izin oleh warga dari Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah di pantai barat Pangandaran dibubarkan petugas gabungan.

Ritual yang digelar pada Minggu (5/9/2021) itu dilaksanakan pada saat masa uji coba pembukaan objek wisata Pangandaran di hari ke tiga.

Baca juga:  Langgar Prokes, Pembelajaran Tatap Muka di SDN 05 Jagakarsa Dihentikan

Warga Cilacap tersebut tergabung dalam salah satu Yayasan hendak menggelar tradisi larung di pantai barat Pangandaran.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pangandaran, Bangi mengatakan, pelaksanaan ritual tanpa izin itu digelar dikawasan panggung terbuka pantai barat Pangandaran.

"Acara itu sangat berpotensi mengundang kerumunan warga," kata Bangi.

Baca juga:  Satgas: Bandara, Restoran dan Rumah Jadi Titik Ketidakpatuhan Prokes

Bangi menambahkan, ritual tersebut semula bakal diikuti oleh 50 orang, namun sebelum pelaksanaan sudah dibubarkan terlebih dahulu oleh petugas.

"Sekarang Pemerintah Daerah, TNI dan Polri sedang melakukan uji coba pasca dibukanya objek wisata Kabupaten Pangandaran," tambahnya.

Petugas yang terdiri dari anggota Satpol PP, TNI dan Polri juga membongkar panggung yang dipasangnya di pinggir pantai.

Sementara Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Ciamis AKP Sugianto mengatakan, pembubaran ritual disaat masa uji coba rekayasa lalu lintas dengan kapasitas pengunjung 25 persen di objek wisata Pangandaran.

"Petugas gabungan telah membubarkan kegiatan ritual tanpa izin sebab berpotensi mengundang kerumunan," singkat Sugianto.

FOTO : Petugas bubarkan ritual di pantai barat Pangandaran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini