Videonya Viral, Ustadz Penganiaya Santri Ditangkap Polisi

Taufik Budi, Okezone · Senin 06 September 2021 02:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 512 2466596 videonya-viral-ustadz-penganiaya-santri-ditangkap-polisi-sGU8QEyGfP.jpg Ustadz aniaya santri viral di media sosial (Foto : Istimewa)

DEMAK – Polisi bergerak cepat menangani kasus dugaan kekerasan di sebuah pondok pesantren Demak Jawa Tengah. Aksi penganiayaan sadis yang diduga dilakukan oleh seorang ustadz terhadap sejumlah santri itu terekam video hingga viral di media sosial.

“Sudah kami amankan pelakunya,” kata Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, melalui pesan singkat, Minggu (5/9/2021).

Dia menjelaskan, penganiayaan itu terjadi di pondok pesantren yang berlokasi di Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Penganiayaan terjadi pada Rabu 1 September 2021 sekira pukul 22.00 WIB.

“Polsek Wonosalam Polres Demak telah melakukan pemeriksaan kepada korban dan beberapa saksi. Satreskrim Polres demak berhasil mengamankan pelaku berinisial M umur 33 tahun, laki-laki, pengasuh ponpes,”ungkapnya.

Untuk diketahui, masyarakat digegerkan dengan beredarnya video kekerasan yang menimpa sejumlah santri anak-anak. Diduga tayangan kasus kekerasan berdurasi 1 menit 6 detik itu terjadi di sebuah pondok pesantren Demak Jawa Tengah.

Baca Juga : Viral Emak-Emak Lawan Arah Halangi Pemotor, Ogah Minggir Meski Ditegur

Dalam video terlihat seorang pria menganiaya sejumlah anak. Suara tamparan dan teriakan keras terdengar berkali-kali. Sementara sejumlah anak tetap dalam posisi berbaring. Terlihat pula seorang bocah yang mendadak diangkat dan dipepet ke tembok.

Video itu pun menjadi perbincangan warganet seperti yang diunggah di grup Facebook Info Seputar Demak. Meski baru diunggah 4 jam, namun sudah menuai sekira 4.000 komentar dan dibagikan hingga 4.700 kali.

“Viral vidio ustad menganiaya santri di Pondok Pesantren Tahfidz Anak Darul Musthofa dukuh Krajan Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam,” tulis akun @Sultan Demak, yang mengunggah video.

Kebanyakan netizen mengecam keras perilaku pria dewasa yang menghajar anak-anak. Terlebih tindakan itu dilakukan di lingkungan pondok pesantren. Sebagian lainnya meminta warganet tak mudah menghakimi sebelum mengetahui latar belakang kasus tersebut.

“Kalo anak saya di gituin apalagi sampe di pukul, Udah ga ada kata jalur damai lagi. Udah hukum aja yang berbicara. Seenaknya aja main pukul" anak orang,” tulis akun @Pajamasmufi***.

“Yg namanya anak kecil ya seperti itu ,tidak perlu kasar ,yg penting tata Krama dan sopan santun harus tidak perlu ,apakah ustad itu tidak pernah kecil,kalau sampai celaka atau gegar otak ,tanggung jawab ,orang tua yg rugi ,nama pesantren di mana anak itu mondok,pasti jelek dan tidak lagi yg mau mondok ,hehehe mondok sendiri ustadnya, emangnya mau ngajar jin,” imbuh akun @KarinL***.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini