Viral Wanita Tewas Tertabrak Kereta Api Diduga Usai Selfie di Rel

Arif Budianto, Koran SI · Senin 06 September 2021 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 525 2466723 viral-wanita-tewas-tertabrak-kereta-api-diduga-usai-selfie-di-rel-69BNJZvn3v.jpg PT Kereta Api (PT KAI)

BANDUNG - Viral di media sosial video detik-detik seorang wanita tertabrak kereta api (KA). Peristiwa itu terjadi di Bandung pada Minggu (5/9/2021) sekitar pukul 08.12 WIB. Pihak PT KAI Daop 2 Bandung menyayangkan terjadi peristiwa itu lantaran masih adanya aktivitas masyarakat di kawasan terlarang.

Pada video itu terlihat ada beberapa wanita yang sedang menyeberang di rel kereta api di petak jalan antara Cikudapateuh -Kiaracondong, Kota Bandung. Saat sedang menyeberang kereta api KRD Bandung raya melintas. Satu wanita tak berhasil menyeberang dan tertemper KA. Diduga, mereka habis selfie di sekitar rel kereta api.

Informasi yang dihimpun, wanita berinisial M itu meninggal dunia. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak dapat tertolong.

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo membenarkan peristiwa tersebut. "Benar, kemarin pagi sekitar pukul 08.12 WIB, kereta api KRD lokal Bandung raya tertemper orang di petak jalan antara Cikudapateuh-Kiaracondong," katanya, Senin (6/9/2021).

PT KAI, kata dia, sangat menyayangkan masih ada masyarakat yang berkegiatan di lokasi yang bukan peruntukkannya. Sampai saat ini, rel kereta api, stasiun, terowongan KA dan jembatan KA menjadi beberapa titik yang sering digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Padahal, lokasi tersebut dilarang untuk beraktivitas kecuali bagi petugas kereta api yang sedang melaksanakan pekerjaannya.

Baca Juga : Videonya Viral, Ustadz Penganiaya Santri Ditangkap Polisi

"Aktivitas di rel kereta sangat berbahaya, bukan hanya bagi keselamatan perjalanan kereta api, namun juga bagi warga masyarakat yang melakukan kegiatan di lokasi terlarang tersebut," beber Kuswardoyo.

Ia menjelaskan, UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian pada pasal 181 ayat 1 telah menyatakan, setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api. Baik itu menyeret, menggerakkan, meletakkan atau memindahkan barang di atas rel, atau melintasi jalur kereta api ataupun menggunakan jalur keretaapi untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api.

"Selain membahayakan, kegiatan tersebut dapat dikenakan sanksi berupa pidana penjara maksimal 3 bulan atau denda Rp15 juta," katanya.

PT KAI, kata dia, selalu menyampaikan himbauan atas larangan berada di lokasi tersebut sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kami juga berharap agar warga masyarakat dapat ikut serta saling mengingatkan apabila didapati orang yang berada dan bermain di area jalur kereta api," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini