Dituntut Hukuman Mati, Oknum Polisi Keberatan dengan Pasal yang Diberikan

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Selasa 07 September 2021 02:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 608 2467182 dituntut-hukuman-mati-oknum-polisi-keberatan-dengan-pasal-yang-diberikan-WGpMroFy8K.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

MEDAN - Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut oknum polisi pelaku pembunuhan sadis terhadap dua wanita di Medan dengan hukuman mati. Diketahui, salah satu korban yang dibunuh oknum polisi tersebut merupakan anak di bawah umur, sebelum dibunuh korban sempat dirudapaksa oleh pelaku.

Pengadilan Negeri Medan, Senin 6 September 2021, melangsungkan sidang dengan agenda tuntutan kepada terdakwa Aipda Roni Syahputra yang terbukti membunuh dua wanita di Medan.

Terdakwa merupakan oknum polisi berpangkat bintara yang berdinas di Polres Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

jaksa penuntut umum menyatakan terdakwa terbukti melakukan pembunuhan secara berencana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 65 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Atas perbuatannya terdakwa dituntut hukuman mati dengan hal-hal yang memberatkan yakni melakukan pembunuhan secara sadis, korban merupakan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan aparat kepolisian.

Baca Juga : Oknum Polisi yang Bunuh Dua Perempuan di Medan Dituntut Hukuman Mati

Setelah mendengarkan tuntutan JPU, terdakwa melalui penasihat hukumnya, Razak, mengatakan pihaknya akan melakukan pembelaan atau pleidoi. Pihaknya keberatan dengan Pasal 340 yang diberikan jaksa penuntut umum.

"Kami keberatan dengan Pasal yang diajukan jaksa penuntut umum," ujar Razak.

Diketahui sebelumnya, terdakwa yang merupakan polisi merudapaksa dan menghabisi dua gadis yang berinisial RP dan AC. Kasus tersebut terungkap ketika kedua mayat korban ditemukan pada tanggal 2 Februari 2021.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini