2 Pria Ini Maling Bebek Tetangga, Duitnya Buat Berkencan

Bisrun Silvana, iNews · Rabu 08 September 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 340 2468156 2-pria-ini-maling-bebek-tetangga-duitnya-buat-berkencan-FS54IdCU1o.jpg Polisi tangkap 2 maling bebek yang gunakan hasil curiannya untuk berkencan (Foto : iNews/Bisrun)

PALI - Tim tapak rimau Polsek Tanah Abang, berhasil mengaman dua orang pelaku pencurian hewan ternak bebek yang kerap meresahkan warga di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Duit yang didapat, digunakan mereka untuk berkencan dan foya-foya.

Keduanya yakni S alias Bojo (34) dan A (31), tercatat sebagai warga Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat. Mereka mencuri di empat desa di kecamatan Tanah Abang, mulai dari desa Sedupi, Curup, Pandan hingga Suka Raja yang ada ternak bebeknya.

"Dari laporan masyarakat yang kerap kali kehilangan hewan ternak terutama jenis bebek, yang membuat warga resah. Sehingga petugas kita melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap pelaku," ujar Kapolsek Tanah Abang AKP Bambang Julianto, Rabu (8/9/2021).

Setelah melakukan penyelidikan, lanjut Kapolsek, tim Tapak Rimau Polsek Tanah Abang mengetahui identitas kedua pelaku dan melakukan penyergapan terhadap kedua pelaku pada Minggu 5 September 2021, dini hari .

"Kedua pelaku berhasil dipergoki oleh anggota kita pada Minggu dinihari saat melakukan aksi pencurian di salahsatu pekarangan diwilayah desa Sedupi," ungkap mantan Kapolsek Indralaya ini.

Baca Juga : Daftar Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Dirawat di RSUD

Untuk modus para pelaku, Kapolsek menjelaskan, kedua pelaku melakukan aksinya pada dini hari, mulai dari pukul 02.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

Saat ini, kedua pelaku dan barang bukti berupa sejumlah hewan ternak dan sepeda motor metik jenis scoopy telah diamankan di Mapolsek Tanah Abang.

"Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan, dan kedua pelaku kita ancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara," ujarnya.

Sementara, dari pengakuan kedua pelaku, mereka telah melakukan aksinya sejak sebelum Bulan Puasa tau sekitar April 2021 lalu, dengan memanfaatkan malam hari saat korban tengah terlelap tidur.

"Bebeknya tidak dikandang, hanya di batasi waring saja, jadi kami melompat dan langsung menangkap bebeknya dan dimasukkan kedalam karung. Sekali beraksi bisa 15 hingga 18 bebek yang didapat, kami sudah sering pak sejak sebelum puasa," kata pelaku.

Setelah menjual hasil curiannya, dengan harga Rp 40.000 perekor, pelaku menghabiskan uangnya untuk berkencan dan berfoya-foya. "Untuk cewekan (kencan) pak duitnya, beli rokok sama beli yang lainnya. Kami menjualnya di pasar Prabumulih pak, harganya Rp 40 ribu perekor," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini