Hasil Labfor Keluar, Polisi Kembali Panggil Para Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 09 September 2021 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 525 2468649 hasil-labfor-keluar-polisi-kembali-panggil-para-saksi-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-subang-JllWUKlqSj.JPG Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago (Foto: MPI/Agung)

BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat bakal kembali melakukan pengembangan kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Kabupaten Subang.

Pengembangan dilakukan menyusul keluarnya hasil laboratorium forensik (labfor) kasus pembunuhan tersebut. Dalam upaya pengembangan, polisi akan kembali memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya sebelum menentukan siapa pelaku pembunuhan sadis itu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, pihaknya terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan yang telah menyita perhatian publik itu.

Menurut Erdi, berdasarkan hasil labfor, pihaknya membutuhkan keterangan saksi-saksi. Meski tidak merinci identitas saksi yang akan dipanggil, namun Erdi menyatakan bahwa tidak semua saksi terdahulu akan dipanggil kembali.

"Kita, khususnya penyidik dari Polres Subang akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu. (Peeriksaan saksi) Itu terkait dari hasil pengembangan laboratorium forensik serta data yang mendukung untuk dipanggil atau diminta keterangan," tutur Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (9/9).

Erdi juga mengatakan bahwa di antara saksi terdahulu yang akan dimintai keterangannya, terdapat pula saksi baru. Adapun jumlah saksi yang telah dimintai keterangannya hingga saat ini masih 23 orang.

"Total masih 23 saksi, cuma untuk yang sekarang ini (pengembangan), kita ada pengerucutan," katanya.

Sebelumnya, Erdi juga mengungkapkan bahwa kecurigaan terhadap pelaku pembunuhan sadis itu kini telah mengerucut dan pihaknya berharap, dalam waktu dekat, pelaku pembunuhan tersebut dapat diungkap ke publik.

"Memang kita sekarang sudah mengerucut terhadap beberapa orang yang sudah kita curigai, namun kembali lagi bahwa kita tidak mengejar pengakuan," tegas Erdi, Senin (6/9/2021).

Kecurigaan tersebut, lanjut Erdi, salah satunya diperoleh saat pihaknya tengah melakukan proses pengumpulan bukti dari proses pemeriksaan terhadap saksi. Menurutnya, ada saksi yang memberikan keterangan yang berbelit-belit.

"Memang ada juga keterangan-keterangan yang berbelit-belit, yang tidak singkron, sehingga terus kita gali lagi," ungkapnya.

Diketahui, Warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan mayat ibu dan anak di dalam bagasi mobil di rumahnya, Rabu (18/8/2021).

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke TKP langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang merupakan ibu dan anak perempuannya dengan kondisi tak berbusana dan luka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini