Alumni Akabri 96 Buka Peluang Kerja Melalui Pelatihan UMKM

Tim Okezone, Okezone · Minggu 12 September 2021 05:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 512 2469978 alumni-akabri-96-buka-peluang-kerja-melalui-pelatihan-umkm-lYbUVzXQEo.jpg Foto: Istimewa

SURAKARTA - Dalam masa pengabdiannya yang ke-25 tahun untuk negeri, Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1996 menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 serta akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Korwil Akabri 1996 Jawa tengah Kombes M. Iqbal Al-Qudusy mengungkapkan bahwa Akabri 96, selain melaksanakan vaksinasi dan pembagian bantuan sosial (bansos) berupa beras dan sembako, dalam kegiatan ini, pihaknya juga menggelar pelatihan dan pengembangan UMKM berbasis digital.

Kegiatan tersebut guna mengakselerasi transformasi digital UMKM Presisi terhubung dengan Market Place Digital dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi.

Baca juga: Ganip Warsito Sampaikan 5 Poin Penting dalam Penanganan Pandemi Covid-19

"Kegiatan pelatihan dan pengembangan UMKM berbasis digital guna transformasi digital UMKM Presisi terhubung dengan market place digital ini, merupakan strategi cerdas dan jitu agar UMKM tetap bisa bertahan, tangguh dan tetap tumbuh di tengah perubahan situasi pasar yang ada," ujar Iqbal, Minggu (12/9/2021).

"Hanya UMKM yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan saat ini, yang mampu survive dan tetap tangguh serta tumbuh dan berkembang," imbuh Kabid Humas Polda Jateng itu.

Baca juga: Kapolri Minta Malang Raya Pertahankan Angka Isoter dan Akselerasi Vaksinasi

Menurut Iqbal, sistem pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan UMKM berbasis digital ini menggunakan sistem pembelajaran daring dan luring, di mana 50 pelaku UMKM akan hadir secara tatap muka dan 150 orang lainnya akan hadir secara daring.

Selain itu, selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, semua pembekalan dan pelatihan yang diberikan oleh narasumber kompeten akan disiarkan secara langsung (live streaming) melalui live IG dan YouTube, dengan maksud agar seluruh pejuang UMKM dapat mengakses pelatihan yang diberikan ini.

Hal ini diharapkan dapat menjawab kendala yang ada selama ini, yaitu terbatasnya literasi digital yang bisa diakses oleh para pejuang UMKM, sehingga menghambat transformasi digital UMKM.

Baca juga: Anies: Yuk Sama-Sama Kita Tuntaskan Vaksin

"Kepada seluruh peserta daring maupun luring, panitia juga akan menyiapkan sertifikat telah mengikuti pembekalan dan pelatihan UMKM berbasis digital guna akselerasi transformasi digital UMKM Presisi terhubung dengan Market Place Digital," ujar Iqbal.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak selaku Ketua Pelaksana Pelatihan dan Pengembangan UMKM berbasis digital di Kota Surakarta menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dari Polri dan TNI untuk mendukung semua pihak dan program pemerintah dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional untuk segera bangkit.

Baca juga: Polisi Pertimbangkan Tambah Titik Penerapan Crowd Free Night di Jakarta

Kota Surakarta akan dijadikan pilot project penyelenggaraannya di Provinsi Jateng agar UMKM dapat tangguh dan tumbuh serta terus berkembang di tengah Pandemi Covid-19 saat ini.

"UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah," jelas dia.

"UMKM memberikan peranan yang luar biasa bagi perekonomian dan oleh karena itu peranannya harus terus ditingkatkan produktivitasnya, juga daya kompetisinya, yang salah satu caranya adalah dengan mendorong akselerasi transformasi digital UMKM terhubung dengan Market Place. UMKM mampu menciptakan kesempatan kerja yang luas dan memiliki daya entrepreneur yang luar biasa di dalam masyarakat," tutur Ade Safri.

Alumni Akabri 96 juga bakal menggelar kegiatan vaksinasi massal di seluruh Indonesia. Sebanyak 91.996 dosis diberikan kepada masyarakat guna mengakselerasi program vaksiniasi nasional dalam mencapai herd immunity, dan penyaluran bansos, berupa beras dan sembako lebih dari 30.000 paket, yang akan dibagikan secara gratis kepada seluruh warga masyarakat yang terdampak pemberlakuan PPKM level IV dan III maupun warga masyarakat lainnya yang membutuhkan.

Baca juga: Bima Arya Targetkan Vaksinasi di Kota Bogor Capai 90% dalam Sepekan ke Depan

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini