8 Fakta Ledakan Dahsyat yang Gegerkan Warga Pasuruan

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 12 September 2021 05:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 519 2469958 8-fakta-ledakan-dahsyat-yang-gegerkan-warga-pasuruan-ZFcS5K4H1R.jpg Lokasi ledakan bom ikan di Pasuruan (Foto: MNC Portal)

PASURUAN - Ledakan di sebuah rumah di Dusun Bawang Putih, Desa Pekangkungan, Pasuruan cukup mengejutkan masyarakat. Bagaimana tidak ledakan yang terjadi pada pukul 08.00 WIB, Sabtu pagi (11/9/2021) ini bahkan merusak sebuah rumah yang diketahui milik Abdul Ghofar

Berikut sejumlah fakta-fakta yang berhasil dirangkum terkait ledakan di Pasuruan:

1. Terdengar hingga 3 Kilometer

Ledakan di sebuah rumah di Kabupaten Pasuruan terdengar hingga 3 kilometer lebih. Seorang warga bernama Sularso mengaku sempat terkejut dan keluar rumah mendengar ledakan tersebut.

"Warga panik karena ledakannya keras hingga terdengar 3 kilometer. Warga mengira ledakannya gempa bumi," kata Sularso.

Baca juga: Berikut 4 Identitas Korban Ledakan Bom Ikan di Pasuruan

2. Menghancurkan Dua Rumah

Ledakan keras yang terjadi di Dusun Bawang Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan meluluhlantakkan dua rumah. Salah satu rumah merupakan diduga kuat sumber ledakan.

Sementara total ada 13 rumah di sekitarnya yang turut rusak pada atapnya. Rumah - rumah ini rusak akibat efek ledakan dahsyat yang dihasilkan.

Baca juga: Ledakan di Pasuruan Diduga dari Bom Ikan

3. Ledakan Berasal dari Bom Ikan

Kepolisian menyebut ledakan di rumah Ghofar dan Ida Fatria tersebut berasal dari bom ikan yang di rumah Gofar. Bom itu meledak hingga akhirnya merusak dan menewaskan sang pemilik rumah juga.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono mengatakan, dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi diduga kuat ledakan berasal dari bom ikan. "Ledakan dari bom ikan," katanya, pada Sabtu siang (11/9/2021) kepada MNC Portal Indonesia.

4. Menewaskan Dua Orang dan Dua Lain Terluka

Satu orang diketahui tewas seketika di lokasi kejadian. Korban tewas pertama yakni Mat Sodiq yang tak lain adalah ayah dari Gofar.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, bahwa Mat saat itu tengah berkunjung ke rumah anaknya. "Saat kejadian Mat Sodiq kebetulan berada di rumah Abdul Ghofar, karena memang sering berkunjung ke sana," ungkap Gatot.

Mat sendiri tewas di lokasi kejadian karena tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sedangkan, satu korban lain yang tewas yakni Abdul Ghofar, sang pemilik rumah yang berprofesi sebagai pedagang kayu.

Sementara ada dua orang yang mengalami luka - luka. Keduanya adalah Imron berusia 30 tahun. Ia adalah adik dari Gofar dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Satu korban lain yakni Feri berusia 17 tahun, juga turut dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Ledakan di Pasuruan Terdengar hingga 3 Km

5. Pemilik Rumah Tewas saat dibawa ke Rumah Sakit

Bila Mat Sodiq sang ayah pemilik rumah tewas seketika di lokasi kejadian. Abdul Ghofar pemilik rumah tewas saat perjalanan menuju rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Ada dua korban meninggal, Ghofar meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit," ucap Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono.

Baca juga: Rumah di Pasuruan Meledak, 2 Orang Tewas Mengenaskan

6. Tim Gegana Polda Jatim Dikerahkan

Tim Gegana Polda Jatim menyisir lokasi ledakan di dua rumah di Dusun Bawang Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Tim Gegana datang pada Sabtu sore ke lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono menuturkan, tim Gegana Polda Jatim turun untuk melakukan menyisir dan melakukan penyelidikan.

"Beberapa temuan Tim Gegana sudah dibawa ke Mako Polres Pasuruan Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Hery Dian.

Baca juga: Pasca-Ledakan, Polisi : Saya Pastikan Mall Taman Anggrek Aman

Namun ia tak merinci benda - benda apa saja yang dibawa tim Gegana. Ia hanya menyebut benda - benda yang dibawa hanya terkait kejadian tersebut.

7. Tim Inafis dan Puslabfor Diterjunkan

Kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait ledakan di dua rumah yang ada di Kabupaten Pasuruan. Penyisiran dan pemeriksaan dilanjutkan oleh tim Inafis dan Puslabfor setelah sebelumnya disisir oleh Gegana Polda Jatim.

Baca juga: Kronologi Ledakan Dua Rumah di Pasuruan, Tewaskan 2 Orang

"Setelah dinyatakan aman dan steril dari kemungkinan ledakan. Maka segera dilakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) oleh tim Inafis dan Puslabfor, saat ini sedang berlangsung," ujar Kompol Hery Dian Wahono.

8. Anjing Pelacak dan Damkar Dikerahkan

Petugas juga turut mengerahkan tim pemadam kebakaran untuk melakukan pembasahan di lokasi kejadian. Hal ini demi keamanan petugas dan warga.

"Kita mendatangkan pemadam kebakaran, lokasi ini kami siram untuk mengamankan petugas, karena mungkin saja masih ada sisa - sisa bahan peledak. Penanganan harus hati - hati untuk menjaga keselamatan petugas dan warga," tutur Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian.

Selain pemadam kebakaran, tim K9 Polres Pasuruan Kota dengan anjing pelacaknya juga diterjunkan. Tim ini untuk menyisir sejumlah lokasi untuk memastikan apakah ada bagian tubuh korban lain yang belum ditemukan.

"Tim K9 untuk mencari adanya kemungkinan adanya jenazah lain atau potongan tubuh korban yang belum ditemukan," jelas Heri kembali.

Baca juga: Damkar: Ledakan di Mall Taman Anggrek Berasal dari Genset

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini