15 Pelaku Transfer Dana Palsu Ditangkap, Kerugian Bank Capai Rp20 Miliar

Tim Okezone, Okezone · Selasa 14 September 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 512 2470865 15-pelaku-transfer-dana-palsu-ditangkap-kerugian-bank-capai-rp20-miliar-nIdiHyykjo.jpg Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M Iqbal Alqudusy (foto: ist)

SEMARANG - Melalui penyelidikan intensif, Ditkrimsus Polda Jateng menangkap 15 pelaku transfer dana palsu melalui ATM milik Bank Jateng yang ada di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas, Kombes M Iqbal Alqudusy menerangkan para pelaku adalah pasangan suami istri, terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan.

"Para pelaku menjalankan aksi transfer dana pada bulan Agustus sampai Oktober 2018. Mereka memanfaatkan adanya system error pada ATM Bank Jateng di dua kecamatan tersebut," ungkap Iqbal.

 Baca juga: Bawa Kabur Uang Nasabah Rp45 Miliar, Pegawai Bank Ditangkap Bareskrim

Dijelaskan, cara yang digunakan para pelaku adalah memakai ATM yang diterbitkan BCA pada mesin ATM bersama milik Bank Jateng. Dimana diketahui, mesin ATM Bank Jateng di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Wedarijaksa, tidak membaca respon sukses atas transaksi tersebut.

"Sehingga mesin ATM memerintahkan reversal (pembatalan) atas transaksi tersebut. Pada kenyataannya, sistem hanya membatalkan pada sisi penyelenggara jasa transaksi ATM/rekening asal dan tidak membatalkan pada sisi core banking dan ITM (Integrated Transaction Module)," paparnya.

Baca juga:  Polda Jateng Tangkap Pelaku Penjual Mobil dengan Dokumen Palsu

Sehingga dana yang sudah masuk ke rekening tujuan, tandas M Iqbal, gagal ter-reversal (dikembalikan). Sehingga tidak ada pendebetan dana dari rekening BCA ke rekening Bank Jateng yang mengakibatkan kerugian sekitar 20 milyar rupiah.

"Para pelaku yang ditahan berinisial SP, ST, DH, MI, MB, SG, WS serta KM," rincinya.

Selanjutnya, terang Kabidhumas, terdapat pula tersangka ND, SM, MA, RH, TH, IH dan SPO.

Dalam menjalankan aksinya, tambahnya, para tersangka dapat melakukan transfer dana sebanyak Rp 70 juta sampai Rp 150 juta dengan tujuan rekening Bank Jateng. Padahal, para tersangka tidak mempunyai dana tersebut.

Pada hari yang sama setelah dana masuk rekening, para tersangka langsung menarik cash atau mengalihkan dana milik mereka ke rekening pribadi di sejumlah bank.

"Saat ini berkas perkara terus dikebut oleh tim penyidik," tandasnya.

Iqbal selanjutnya menambahkan, pasal yang dipersangkakan pada pelaku dana tersebut adalah terkait tindak pidana transfer dana dan tindak pidana pencucian uang sesuai pasal 81 jo 85, UU nomor 3 tahun 2011 tentang transfer dana.

"Para tersangka dijerat pula dengan pasal 55,56 KUHP serta pasal 3 dan 5 UU nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini