Tragis Nasib Pemburu Babi yang Tertembak Senapannya Sendiri

Dharmawan Hadi, iNews · Selasa 14 September 2021 23:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 525 2471402 tragis-nasib-pemburu-babi-yang-tertembak-senapannya-sendiri-TAsIzauZQy.jpg Senapan milik pemburu babi disita polisi (foto: ist)

SUKABUMI - Sungguh malang nasib seorang pemburu babi hutan berinisial JN (43), dirinya harus menjalani pengobatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena tertembak senapan miliknya sendiri. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (12/09/2021) lalu, sekira pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Nyalindung, AKP Aguk Khusaini menuturkan kronologi kejadian tersebut, sewaktu korban memburu babi hutan di wilayah Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

"Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, korban itu telah memburu babi hutan dengan menggunakan senapan rakitan," ujar Aguk kepada wartawan, Selasa (14/09/2021).

Baca juga:  Diduga Tertembus Peluru Senapan Rakitan, Warga Gunungkidul Tewas Bersimbah Darah

Aguk menambahkan, karena tidak mendapatkan buruannya, akhirnya korban berniat untuk pulang ke rumahnya. Namun, sesampainya di rumah, korban kemudian menurunkan rumput.

"Saat itu posisi korban sambil membungkukan badannya. Nah, saat itu senapan yang disandang korban di pundak sebelah kirinya terjatuh," ujarnya.

 Baca juga: Kerap Berpose di Samping Hewan yang Diburunya, Wanita Ini Diancam Mati

Lebih lanjut Aguk menuturkan bahwa sewaktu senapan rakitan tersebut terjatuh dari pundaknya, peluru dari senapan itu langsung keluar dan mengenai pinggang bagian kiri korban.

"Melihat kejadian itu, saksi dan warga setempat langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban untuk mendapatkan pertolongan medis ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi," ujarnya.

Namun, setiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin Kota Sukabumi, tim medis merujuk korban untuk segera dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

"Karena terbatas sarana dan prasaranan untuk penaganan korban, akhirnya tim medis merujuk JN untuk segera di evakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung," ujar Aguk kembali.

Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan dari sejumlah saksi, korban telah memiliki senjata rakitan untuk memburu babi hutan itu, sekitar tiga tahun terakhir.

"Sekarang peluru berikut senapan rakitan itu, sudah kami amankan untuk dijadikan barang bukti. Alhamdulillah, sekarang kondisi korban sudah berangsur membaik dan korban pun sudah menjalani operasi pengangkatan peluru yang bersarang di bagian pinggangnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini