Pria Kaya Raya Ini Dinyatakan Bersalah Atas Kasus Pembunuhan Sahabatnya

Vanessa Nathania, Okezone · Sabtu 18 September 2021 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 18 2473291 pria-kaya-raya-ini-dinyatakan-bersalah-atas-kasus-pembunuhan-sahabatnya-iv9UOWU02t.jpg Jutawan AS dinyatakan bersalah usai membunuh sahabatnya (Foto: EPA)

AMERIKA SERIKAT - Pewaris real estat Amerika Serikat (AS), Robert Durst, yang kehidupannya diangkat menjadi film dokumenter kejahatan HBO ‘The Jinx’, telah dihukum karena membunuh sahabatnya, Susan Berman.

Pada 2000, Durst dinyatakan bersalah membunuh Berman, karena ia berupaya menahan Berman untuk menghentikannya berbicara kepada polisi tentang istrinya yang hilang.

Dewan juri Los Angeles tidak butuh waktu lama untuk berunding sebelum memutuskan dia bersalah.

Berman, berusia 55 tahun ketika dia meninggal, ia ditemukan dalam kondisi tertembak pada bagian kepala di rumahnya, Beverly Hills.

Jaksa menyebut Durst sebagai "psikopat narsis". Dia kemungkinan akan mati di penjara.

 (Baca juga: Politisi Kaya Raya Ini Bunuh Pria yang Dikira Beruang)

Pada sidang sebelumnya, pengacara Durst, Dick DeGuerin, keberatan para dewan juri juga diperlihatkan potongan film dari ‘All the Good Things’, sebuah film 2010 tentang pernikahannya yang dibintangi Ryan Gosling dan Kirsten Dunst.

Di bagian akhir The Jinx, Durst terdengar bergumam pada dirinya sendiri: "Apa yang kulakukan? Membunuh mereka semua, tentu saja."

Beberapa jam sebelum episode terakhir The Jinx ditayangkan, pihak berwenang menangkap Durst di New Orleans atas pembunuhannya. Juri memperlihatkan potongan film selama persidangan.

 (Baca juga: Pengusaha Kaya Raya Terlibat dalam Skandal Film Porno)

Film ini disutradarai oleh pembuat film The Jinx, Andrew Jarecki dan menggambarkan kehidupan raja, dan menunjukkan dia sebagai seorang pembunuh.

Istri pertama Durst, Kathleen McCormack, diketahui hilang pada 1982 dan diduga meninggal.

Durst dibebaskan dari pembunuhan tetangganya yang sudah lanjut usia Morris Black pada 2001. Kala itu dia berargumen bahwa dia telah membunuhnya dengan alasan membela diri sebelum memotong tubuh korbannya.

Durst adalah anggota yang ‘terasing’ dari salah satu dinasti real estat terkaya dan paling kuat di New York

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini