Viral Rombongan Wali Kota Malang Diadang Polisi saat Hendak ke Pantai yang Ditutup

Avirista Midaada, Okezone · Senin 20 September 2021 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 519 2473929 viral-rombongan-wali-kota-malang-diadang-polisi-saat-hendak-ke-pantai-yang-ditutup-FJOy9BTweR.jpg Viral rombongan Wali Kota Malang disetop polisi saat hendak masuk ke pantai yang masih ditutup karena penerapan PPKM level 3. (Ist)

MALANG - Aksi Wali Kota Malang dan rombongannya bersepeda nekat masuk ke Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang ditutup viral beredar di media sosial (medsos). Tindakan rombongan Wali Kota Malang Sutiaji dan Pemkot Malang ini menjadi perbincangan warganet.

Dalam video tersebut tampak sejumlah anggota polisi mencoba memberikan pengertian kepada rombongan agar tidak memaksa masuk. Itu lantaran sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang masih ditutup imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 19 September 2021, sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongan pesepeda Pemkot Malang termasuk Sutiaji dan Sekretaris Daerah (Sekda) terlebih dahulu menaiki kendaraan bermotor akhirnya turun untuk bersepeda di kawasan wisata pantai tersebut.

Diduga, rombongan yang sempat diberhentikan dalam video itu adalah rombongan Wali Kota Malang bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Malang.

Kapolsek Bantur, AKP Subagyo saat dikonfirmasi, membenarkan yang diberhentikan dalam video itu adalah rombongan Wali kota Malang.

"Iya, rombongan Wali Kota Malang," katanya saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Senin (20/9/2021) pagi.

Namun, Subagyo belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait alasan pemberhentian tersebut. "Nanti ya, saya masih buat laporannya," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setianto enggan berkomentar saat dikonfirmasi, Senin (20/9/2021) pagi.

"Lebih jelasnya bisa konfirmasi ke Bagian Humas Pemkot Malang saja biar informasi lebih jelas dan lebih lengkap," kata dia.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Malang, Donny Sandito menepis ada penolakan saat pihaknya berkunjung ke Pantai Kondang Merak. Menurutnya, saat memasuki pantai tersebut terjadi miskomunikasi antara rombongan Pemkot Malang dan pihak kepolisian Kecamatan Bantur akibat sinyal internet yang hilang di sekitar Pantai Kondang Merak.

"Sebenarnya ditolak enggak, cuma emang mungkin jajaran di bawah di sana sinyal kan enggak bisa, karena jelek sinyalnya. Pak Kapolsek (Bantur) kebetulan juga di Kota jadi enggak bisa dihubungi saat kami hendak minta izin," tutur dia.

Baca Juga : Ribuan Pelanggar PPKM di Malang Ditindak, Mayoritas Didominasi Mahasiswa dan Anak Muda

Donny menuturkan, pihaknya bersama rombongan sudah tahu tempat wisata di Kabupaten Malang masih tutup. Rombongan gowes Pemkot Malang itu sebenarnya tidak berniat wisata di Pantai Kondang Merak, tapi hanya berniat istirahat sebentar.

"Kami hanya istirahat saja. Kami tahu kalau tutup. Di sana (Pantai Kondang Merak) cuma istirahat saja. Maksudnya kalau daripada di pinggir jalan," kata ia.

Meskipun sempat berkomunikasi dengan polisi di pintu masuk Kondang Merak, Donny menjelaskan, rombongan gowes Pemkot Malang tetap bisa masuk pantai itu.

"Ya tetap masuk kira-kira setengah jam saja. Cuma sebentar, terus pulang lagi kan ya cuma istirahat itu tadi daripada di jalan," kata dia.

Kegiatan gowes dari Pemkot Malang itu terdiri atas Wali Kota Malang, Sutiaji, Sekda Kota Malang, Erik Setianto, dan sejumlah camat dan lurah Kota Malang.

"Ya ada Dishub juga. Cuma gowes dari Kota ke Bantur saja. Biar sehat saja begitu tidak ada tujuan rekreasi," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini