Rombongan Wali Kota Malang Masuki Pantai yang Ditutup saat PPKM, Ini Penjelasan Sekda

Avirista Midaada, Okezone · Senin 20 September 2021 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 519 2473978 rombongan-wali-kota-malang-masuki-pantai-yang-ditutup-saat-ppkm-ini-penjelasan-sekda-KIxAu7faUQ.jpg Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso. (Foto : Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso menjelaskan mengenai kejadian rombongan gowes Wali Kota Malang Sutiaji yang diduga memaksa masuk ke pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang, kemarin. Ia mengaku ada kesalahpahaman hingga peristiwa itu terjadi.

Ia mengatakan, bersepeda merupakan agenda rutin dari para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Malang. Namun, ia mengakui sempat ada miskomunikasi antara Pemkot Malang dengan jajaran Pemkab Malang, serta pengelola wisata Pantai Kondang Merak.

"Ada beberapa OPD perangkat daerah yang memang sudah lama punya komunitas gowes. Agenda-agenda ini yang kemudian dilaksanakan secara rutin. Tentunya tetap berpegang pada protokol kesehatan yang ada beberapa miskomunikasi dan miskoordinasi," ucap Erik Setyo saat ditemui awak media di Balai Kota Malang, pada Senin pagi (20/92/2021).

Ia menambahkan, bila Pantai Kondang Merak dipilih hanya sebagai titik akhir dari rute bersepeda dari Kota Malang. Ia mengklaim bahwa sudah berkomunikasi dengan jajaran Pemkab dan Satgas Penindakan Covid-19 Malang dan memberikan pemberitahuan.

"Komunikasi ini tidak teralirkan karena di Kondang Merak tidak ada sinyal komunikasi. Kenapa finishnya di sana, jarak antara Malang dan Kondang Merak memang cukup jauh. Kemudian medan-medan di sana cukup menantang. Ini yang pada akhirnya (Pantai Kondang Merak) tempat loading sepeda untuk kembali ke Kota Malang. Inilah yang kemudian kemarin finish-nya ada di sana. Tidak direncanakan untuk transit dalam waktu lama, memang transit sementara yang selanjutnya dilakukan persiapan balik ke Kota Malang. Tidak harus di pantainya, lebih ke tempat finish akhir di sana," tuturnya.

Baca Juga : Viral Rombongan Wali Kota Malang Diadang Polisi saat Hendak ke Pantai yang Ditutup

Pihaknya mengklaim telah mengomunikasikan dua hari sebelum agenda bersepeda ke Pantai Kondang Merak itu viral, melalui Bagian Umum Pemkot Malang. Pada komunikasi bahwa Pantai Kondang Merak hanya sebagai titik akhir, bukan untuk berwisata.

"Komunikasi-komunikasi sudah kami lakukan antar jajaran. Proses-proses komunikasi antar jajaran dilakukan bagian umum di kami, penyiapan-penyiapan termasuk komunikasi dari tempat-tempat yang dilewati tersebut. Sudah dikomunikasikan dua hari sebelumnya. Bagian umum kami yang melakukan komunikasi ini," katanya.

Pihaknya pun meminta maaf kepada aparat terkait di Pemkab Malang mengenai kejadian sepeda yang memasuki area wisata. "Kami memohon maaf sedalam-dalamnya pengelola Kondang Merak, Forkopimcam, dan masyarakat terkait adanya miskom (miskomunikasi) dan miskoordinasi," tandasnya.

Sebelumnya,viral video jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak yang tutup imbas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kabupaten Malang. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu pagi 19 September 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini