Polisi Selidiki Dugaan Rombongan Gowes Wali Kota Malang Paksa Masuk Tempat Wisata

Avirista Midaada, Okezone · Senin 20 September 2021 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 519 2474087 polisi-selidiki-dugaan-rombongan-gowes-wali-kota-malang-paksa-masuk-tempat-wisata-RRoE4ExljZ.jpg Viral rombongan gowes Wali Kota Malang diduga paksa masuk tempat wisata. (Foto: Istimewa)

KOTA MALANG - Kepolisian melakukan penyelidikan terkait insiden rombongan pesepeda Wali Kota Malang dan jajarannya, yang diduga memaksa masuk tempat wisata yang masih tutup. Penyelidikan bakal dilakukan menyusul video dan foto-foto yang beredar viral di media sosial. 

Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono mengungkapkan, pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi-saksi yang berada di lapangan, termasuk anggota kepolisian yang melakukan patroli wisata saat rombongan tiba.

"Sudah kami lakukan penyelidikan, sementara kita masih mengumpulkan saksi-saksi dan dimintai keterangan. Memang informasi yang ada di lapangan itu, yang datang itu dari Wali Kota Malang beserta rombongan, melaksanakan gowes di sana. Kita masih penyelidikan, dan kami akan koordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Malang untuk penanganannya," ucap Bagoes Wibisono, saat ditemui awak media pada Senin (20/9/2021) pagi.

Bagoes menerangkan, saat kejadian petugas kepolisian yang berada di lapangan menjelaskan bahwa tempat wisata di Kabupaten Malang masih tutup, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) mengenai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga. Tapi pihaknya belum dapat memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum yang bisa dijerat kepada para pejabat Pemkot Malang ini. 

"Saya masih belum dapat laporan, karena masih melakukan penyelidikan. Untuk sementara yang bisa kami sampaikan, bahwa petugas di lapangan itu sudah menyampaikan bahwa Kabupaten Malang masih Level 3, sesuai dengan Inmendagri," tuturnya. 

Baca juga: Rombongan Wali Kota Malang Masuki Pantai yang Ditutup saat PPKM, Ini Penjelasan Sekda

"Jadi untuk tempat wisata, semua tempat wisata di Kabupaten Malang masih ditutup sementara, tidak beroperasi. Itupun sesuai dengan instruksi bupati (Malang)," tambahnya. 

Sejauh ini pun ia belum dapat memastikan apakah rombongan Pemkot Malang yang masuk itu memang memaksa, atau memang telah mengantongi izin dari Pemkab Malang. 

"Itu masih kita dalami, kenapa bisa ada di dalam pantai. Apakah mereka memaksa, kami masih belum monitor. Penyelidikan terkait dengan PPKM Level 3 yang masih berlangsung di Kabupaten Malang sesuai dengan UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Penyakit Wabah menular, dan UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan," ucapnya,  

Sebelumnya diberitakan sebuah video viral jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak, yang tutup imbas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kabupaten Malang. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu pagi 19 September 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. 

Terlihat dalam video Wali Kota Malang Sutiaji, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso dan jajaran pejabat Pemkot Malang lainnya turut bersepeda ke Pantai yang berada di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini