Polisi Tes Kebohongan Yosef dan Istri Mudanya, Dipasangi Alat Khusus di Dada

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 21 September 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 525 2474633 polisi-tes-kebohongan-yosef-dan-istri-mudanya-dipasangi-alat-khusus-di-dada-PzIugjdeM7.jpg Yosef saat tiba di kantor polisi menghadiri pemanggilan polisi. (Foto: Yudy Heryawan)

BANDUNG - Sebulan lebih berlalu, polisi masih terus berupaya memecahkan misteri pembunuhan ibu dan anak gadisnya, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Kabupaten Subang, 18 Agustus 2021 lalu.

Berbagai upaya pun telah dilakukan, mulai olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan puluhan orang saksi, hingga pemeriksaan kamera pengawas atau CCTV. Terakhir, polisi juga ternyata melakukan tes kebohongan terhadap Yosep (56), suami Tuti dan istri mudanya, Hasmin Hidayah atau Mimin (51).

Tes kebohongan dijalani keduanya pada Kamis dan Jumat pekan lalu. Yosep sendiri menjalani tes kebohongan pada Kamis (17/9). Sedangkan istri muda Yosef turut menjalani tes kebohongan pada Jumat (18/9).

Tes kebohongan yang dilakukan langsung oleh jajaran Bareskrim Polri itu dijalani Yosep dan Mimin di Kabupaten Subang. Selama dua hari berturut-turut, Yosep dan Mimin menjalani tes kebohongan dengan durasi sekitar dua jam setiap harinya.

"Pak Yosef melaluinya (tes kebohongan) hari Kamis, dari Magrib sampai jam 9 malam, kemudian dilanjutkan Jumat setelah Jumatan," ujar kuasa hukum Yosep dan Mimin, Rohman Hidayat, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Yosef Suami Korban Pembunuhan di Subang Kerap Didampingi Pengacara saat Diperiksa, Kenapa?

Rohman sendiri mengaku tidak mengetahui alasan pasti polisi melakukan tes kebohongan kepada kliennya itu. Yang jelas, kata Rohman, sebelum tes kebohongan, polisi sempat menyampaikan undangan kepada Yosef untuk menjalani pemeriksaan ulang, namun dibatalkan.

"Dilakukan tes yang intinya memakai alat-lah karena saya juga tidak masuk. Menurut keterangan Pak Yosef, pada saat itu dia dites kebohongan pakai alat yang di tempel di dada dan tangan," ungkap Yosef.

Rohman pun mengaku tidak mengetahui materi terkait tes kebohongan tersebut. Namun, kata Rohman, berdasarkan keterangan kliennya, Yosef ditanya perihal kasus pembunuhan sadis itu.

"Secara eksplisit ditanya apakah Pak Yosef itu melakukan atau menyuruh melakukan (pembunuhan), itu pertanyaan mendasarnya. Keterangan mereka ke sana, baik Pak Yosef dan Bu Mimin, mereka itu tidak pernah menyuruh melakukan," tegas Rohman membela.

Selain tidak mengetahui materi tes kebohongan, Rohman juga mengaku belum mendapatkan hasil tes kebohongan tersebut. Dia beralasan, tidak mendampingi kliennya saat menjalani tes tersebut.

"Kaitan hasilnya di penyidik. Saya tidak masuk ke ruangan pada saat tes," kata Rohman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini