Perahu Terbaik di Merauke, Anggota TNI dan Warga Sipil Ditemukan Meninggal Dunia

Chanry Andrew S, iNews · Rabu 22 September 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 340 2474920 perahu-terbaik-di-merauke-anggota-tni-dan-warga-sipil-ditemukan-meninggal-dunia-nSi2u2bY4k.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

SOTA - Dua penumpang perahu motor tempel (perahu ketinting) masing-masing seorang anggota TNI dari Zidam XVII Cenderawasih bernama Serda Agus Mardiono dan Sultan (40) warga sipil yang menjadi korban dalam kecelakaan perahu motor tempel tersebut di Rawa Biru, kampung Rawa Biru pada hari Senin (20/9/2021) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban ditemukan pada hari Selasa (21/9/2021) dalam operasi SAR gabungan yang dipimpin Danramil dan Kapolsek Sota.

Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji melalui Kapolsek Sota, Ipda Yustus Maudul, SE., M.Si yang dikonfirmasi terkait kejadian kecelakaan perahu tradisional di kali Rawa Biru, Merauke tersebut menjelaskan kronologi kejadian.

Sebelumnya pada hari Senin (20/9/2021) sekitar pukul 19.00 WIT dua perahu tradisional yang ditumpangi sebanyak 12 orang (satu perahu ditumpangi 6 orang termasuk motores (pembawa perahu) sekitar pukul 19.00 WIT, bertolak dari kampung Rawa Biru menuju Kampung Yakyu dimana waktu tempuh dari kampung Rawa Biru ke kampung Yakyu dengan menggunakan mesin ketinting 15 PK sekitar 1 jam dan 30 menit.

Selanjutnya sesuai laporan saksi atau korban selamat dimana sekitar pukul 20.30 WIT, ketinting pertama yang ditumpangi Serda Agus dan 5 penumpang termasuk motores diduga menabrak bambu yang terpancang sehingga perahu ketinting terputar ke kanan.

"Kemudian motoris berusaha menahan bambu namun tidak bisa dikendalikan oleh motoris karena lajunya perahu akhirnya motiris melompat dan menyelematkan diri ke tepian rawa begitu juga dengan 4 penumpang lainnya sedangkan 2 orang penumpang diduga tidak bisa berenang sehingga tenggelam," Jelas Kapolsek Sota, Ipda Yustus Maudul kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (21/9/2021).

Atas kejadian itu menurut Ipda Yustus, satu unit perahu lainnya datang untuk melakukan pertolongan kepada para penumpang yang berenang menyelamatkan diri ke tepian rawa.

Perahu ketinting yang kedua menolong korban mencoba mencari kedua orang penumpang yang diduga tenggelam, namun tidak menemukan, sehingga perahu ketinting kedua melanjutkan perjalanan ke Kampung Rawa Biru untuk meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar dan sementara 4 orang penumpang ketinting pertama yang kecelakaan menunggu di TKP.

Usai melaporkan kepada masyarakat setempat, dua unit perahu dari kampung terdekat dikerahkan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap para penumpang

"Kedua unit perahu ketinting tiba di TKP selanjutnya 1 unit perahu ketinting mengevakuasi 4 orang penumpang korban sedangkan 1 unit perahu ketinting melanjutkan pencarian di TKP. Perahu etinting yang membawa 4 orang penumpang selamat tiba di Kampung Rawa Biru, selanjutnya menuju Pos Pam Batas 611/AWL Rawa Biru." Jelas Ipda Yustus.

Untuk kepentingan penyelidikan atas kasus ini menurut Ipda Yustus, kedua jenazah telah di bawa ke RSUD Merauke untuk dilakukan Visum. Pihak Kepolisian juga akan menyelidiki kasus ini secara transparan. Dimana sejumlah saksi akan dimintai keterangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini