Salah Potong Model Rambut, Salon Didenda Rp3,8 Miliar

Vanessa Nathania, Okezone · Jum'at 24 September 2021 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 18 2476358 salah-potong-model-rambut-salon-didenda-rp3-8-miliar-gmFBC7gQDV.jpg Ilustrasi potong rambut (Foto: BBC)

INDIA - Pengadilan konsumen di India telah memerintahkan sebuah salon untuk membayar ganti rugi sebesar 20 juta rupee (Rp 3,8 M) kepada seorang model karena salah potong rambut.

Model itu diketahui menggunakan rambut panjangnya untuk mendapatkan pekerjaan dari perusahaan produk rambut.

Pengadilan konsumen mencatat salon memotong pendek rambut sang model yang tidak sesuai dengan permintaannya sehingga menyebabkan dia mengalami kerugian besar.

Salon, yang merupakan bagian dari jaringan hotel terkemuka di Delhi, diizinkan untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

 (Baca juga: Pria Ini Tuntut Sekolah Rp14 Miliar karena Rambut Anaknya Dipotong)

Namun pihak salon belum memberikan keterangan terkait putusan tersebut.

Komisi Penyelesaian Sengketa Konsumen Nasional (NCDRC) mengatakan model itu kehilangan pekerjaan yang diharapkan dan menderita kerugian besar yang benar-benar mengubah gaya hidupnya dan menghancurkan mimpinya untuk menjadi model top.

"Dia mengalami gangguan mental yang parah dan trauma karena kelalaian ... dalam memotong rambutnya dan tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya dan akhirnya dia kehilangan pekerjaannya," katanya.

 (Baca juga: Hanya Karena Potong Rambut, Suami Istri Ini Meninggal karena Covid-19)

Model itu diketahui pergi ke salon pada 2018 untuk memotong rambut dan memberikan instruksi khusus kepada penata rambut tentang gaya rambut yang diinginkan.

Menurut dokumen pengadilan, penata rambut memotong sebagian besar rambutnya, dan hanya menyisakan 4 inci dari atas menyentuh bahunya.

"Dia berhenti melihat dirinya di cermin. Dia adalah seorang profesional komunikasi dan [harus] terlibat dalam pertemuan dan sesi interaktif. Tapi dia kehilangan kepercayaan dirinya karena rambutnya yang pendek," terang perintah pengadilan.

Ketika dia mengeluh ke salon, dia ditawari perawatan rambut gratis untuk menebus kesalahannya. Wanita itu mengatakan kepada pengadilan bahwa perawatan itu meragukan dan mengakibatkan kerusakan pada rambutnya.

"Dia juga kehilangan pendapatan karena gangguan mental setelah potongan rambut yang buruk dan, setelah itu, perawatan rambut yang menyiksa. Dia juga meninggalkan pekerjaannya.Dia telah melalui rasa sakit dan trauma selama dua tahun terakhir setelah kejadian ini," lanjut pengadilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini