Kaki Palsu Perampok Terlepas Saat Sedang Beraksi di Bank

Vanessa Nathania, Okezone · Senin 27 September 2021 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 18 2477477 kaki-palsu-perampok-terlepas-saat-sedang-beraksi-di-bank-qmCiIzZPAr.jpg Ilustrasi perampokan (Foto: Inquirer.net)

SPANYOL - Perampok yang membobol uang di Banco Sabadell, kota Costa Blanca, Alicante, mengalami pengalaman buruk ketika kaki palsunya terlepas dan rekannya meninggalkannya.

Sebuah kesalahan fatal ketika salah satu kaki palsu perampok jatuh saat dia harus berhadapan dengan staf menggunakan pistol mainan.

Tersangka – yang diduga adalah seorang Italia berusia 45 tahun – dibiarkan berjuang sendiri setelah insiden itu, ketika rekannya kabur meninggalkannya pada Jumat (24.9) sore yang fatal.

Menurut laporan Metro, polisi belum menemukan kaki tangan perampok yang tidak beruntung ini dan mereka masih memburu pria yang melarikan diri dan orang-orang yang bertindak sebagai pengintai di luar.

 (Baca juga: PBB: 14.000 Senjata Nuklir Ditimbun, Bumi Hadapi Ancaman Tertinggi Pemusnahan Nuklir dalam 40 Tahun)

Pasangan bodoh itu tidak mendapatkan sepeser pun dari bank Banco Sabadell di Kota Alicante di Costa Blanca.

Saksi mata yang bingung mengatakan pistol itu sangat jelas palsu dan melihat perampok itu menyamar dengan topi dan kacamata hitam.

(Baca juga: Italia: Pengakuan Terhadap Pemerintahan Taliban Mustahil)

Nasabah dan pekerja di bank tahu mereka bisa mengalahkannya, dan saat mereka bergulat dengannya, kaki palsunya terlepas.

Mereka kemudian ditangkap warga saat polisi bergegas ke tempat kejadian.

Tersangka yang tidak disebutkan namanya akan muncul di pengadilan akhir pekan ini untuk sidang penahanan.

Polisi dan detektif berusaha mencari tahu lebih banyak tentang orang lain dalam kelompoknya.

"Pria yang ditahan memiliki kaki palsu yang terlepas selama pergulatan yang terjadi di dalam bank yang dia coba rampok,” terangnya.

"Itu membuatnya hampir tidak mungkin baginya untuk melarikan diri dengan cepat,” terang seorang sumber yang terlibat dalam insiden tersebut.

Polisi belum memberikan pernyataan resmi sebelum melakukan penangkapan lebih lanjut.

Perampokan ini terjadi hanya satu bulan setelah perampok bank gagal mendapatkan uang tunai karena tulisan tangannya sangat buruk sehingga staf di Nationwide Building Society tidak mengerti bahwa dia mencoba mengancam mereka.

Alan Slattery, 67, dari St Leonards di Hastings, terpaksa meninggalkan bank tanpa membawa apa-apa ketika kasir tidak bisa membaca catatannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini