Putri Jepang Lepaskan Rp19,2 M dan Status Bangsawan demi Nikahi Rakyat Jelata

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 28 September 2021 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 18 2478099 putri-jepang-tolak-rp19-2-m-dan-lepas-status-bangsawan-demi-nikahi-rakyat-jelata-tPVQ1ERw8n.jpg Putri Mako dari Jepang. (Foto: Kyodo)

TOKYO - Putri Mako dari Jepang dilaporkan akan melepaskan pembayaran sebesar 150 juta yen (sekira Rp19,2 miliar) untuk melepaskan status bangsawannya demi bisa menikahi kekasihnya, mantan teman sekelasnya di universitas.

Cucu perempuan Kaisar Akihito mengumumkan pertunangannya dengan Kei Komuro pada 2017. Namun, pernikahan wanita berusia 29 tahun itu ditunda setelah laporan perselisihan keuangan antara ibu Komuro dan mantan tunangannya.

BACA JUGA: Putri Mako Umumkan Pengunduran Diri dari Kekaisaran Jepang 

Di tengah kritik publik atas tunangannya, kini telah dilaporkan bahwa pemerintah Jepang telah menyetujui bahwa sang putri melepaskan pembayaran sebesar hingga 150 juta yen, untuk menanggalkan status bangsawannya dan menikahi rakyat jelata, demikian dilaporkan Reuters.

Penyiar publik Jepang NHK melaporkan bahwa tanggal pernikahan dapat diumumkan paling cepat bulan depan.

BACA JUGA: Putra Mahkota Jepang Akhirnya Restui Pernikahan Putri Mako

Mengantisipasi pernikahan, kantor berita Jepang baru-baru ini melacak Komuro tengah berada di New York, Amerika Serikat (AS). Dia dilaporkan terlihat dengan gaya rambut dikuncir, yang membuat heboh warganet Jepang.

Media mengatakan pasangan itu, yang bertemu saat belajar di Universitas Kristen Internasional di Tokyo, berencana untuk tinggal di Amerika Serikat.

Komuro dilaporkan berprofesi sebagai seorang juru masak, pemain ski dan pemain biola ulung dan pernah bekerja sebagai 'Pangeran Laut' untuk mempromosikan pantai Shonan di prefektur Kanagawa.

Di bawah hukum suksesi kerajaan khusus laki-laki Jepang, anggota perempuan dari keluarga kekaisaran kehilangan status mereka karena menikahi rakyat jelata.

Pejabat Badan Rumah Tangga Kekaisaran belum memberikan komentar mengemai laporan ini.

Putri Mako dari Akishino adalah salah satu bangsawan Jepang yang paling populer dan modis dan disamakan dengan Kate Middleton dari Inggris.

Di Jepang, dia jarang terlihat di depan publik, tetapi selama setahun dia menyamar sebagai mahasiswa reguler di Universitas Leicester. Tidak ingin menonjol, Putri Mako tinggal di asrama bersama siswa lain saat belajar untuk Magister Studi Museum dan Galeri Seni pada tahun 2015.

Mako sebelumnya belajar di University of Edinburgh dalam program pertukaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini