Takut Diputuskan Pacar karena Selingkuh, Mahasiswi Rekayasa Kasus Pemerkosaannya

Rus Akbar, Okezone · Selasa 28 September 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 340 2478009 takut-diputuskan-pacar-karena-selingkuh-mahasiswi-rekayasa-kasus-pemerkosaannya-g3TZja5oiJ.jpg Mahasiswi rekayasa kasus pemerkosaan (Foto: Antara)

PADANG - Polisi memastikan bahwa kasus seorang mahasiswi yang mengaku sebagai korban percobaan pemerkosaan merupakan rekayasa.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa mahasiswa N (23) yang mengaku nyaris diperkosa oleh driver ojek online.

Kasus ini terungkap setelah polisi menangkap pria yang dituduh sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap N. Dari keterangan yang digali polisi, ternyata mereka telah saling kenal lewat salah satu aplikasi kencan.

“Wanita 23 tahun tersebut sengaja memberikan keterangan palsu kepada pihak kepolisian, lantaran perselingkuhannya tak diketahui sang pacar wanita tersebut. Ini dilakukan karena takut diputuskan oleh pacarnya,” katanya, Selasa (28/9/2021).

Rico menyebutkan bahwa keduanya telah melakukan komunikasi sejak 27 September 2021. Kemudian, melakukan pertemuan hingga pergi jalan berduaan.

Baca juga: 19 Kali Beraksi, Bandit Jalanan Ambruk Ditembak Polisi

“Mereka sudah pergi makan ke warung pecel lele dan berbelanja ke Basko berduaan. Mereka beli ikat pinggang dan pakaian dan si pria ini bukan driver ojek online,” jelasnya.

Setelah mereka jalan berdua, pria yang dituduh tersebut mengantarkan minuman untuk adiknya, bahkan wanita tersebut juga diantarkan ke kosnya.

Baca juga: Tragis! Bocah Korban Pencabulan di Pangandaran Meninggal Akibat Penyakit Menular Seksual

“Tidak ada pelecehan dan percobaan pemerkosaan. Namun wanita ini membuat cerita seakan dia jadi korban pelecehan dan pemerkosaan kepada teman kosnya,” tuturnya.

Bahkan N juga menceritakan kejadian tersebut kepada pacarnya, dan pacarnya melaporkan hal tersebut kepada polisi.

“Setelah kita menggali informasi dan menangkap yang terduga pemerkosaan tersebut ternyata itu hanya rekayasa. Jadi wanita ini memberikan keterangan palsu dan berbohong kepada pacarnya. Kini kita memeriksa kasus tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya, mahasiswi cantik berinisial N (23) nyaris menjadi korban pemerkosaan driver ojek online di Kota Padang, Sumatra Barat. Korban berhasil kabur meski mengalami luka cakar di bagian leher saat melawan pelaku.

"Kejadian berawal saat korban hendak menuju Pasar Raya Padang dengan memesan ojek daring sekitar pukul 12.30 WIB," ujar pacar korban saat mendampingi pelaporan di Polresta Padang, Senin 27 September 2021.

Dia menceritakan, awalnya korban berangkat dari tempat kos di Kecamatan Padang Utara dan dijemput pelaku sesuai pesanan di aplikasi. Namun di tengah jalan, pelaku malah membelokkan motor ke sebuah rumah di kawasan belakang Transmart Padang. Alasannya dia akan mengganti helm terlebih dahulu.

Ketika sampai di depan rumah, tiba-tiba pelaku menarik paksa korban untuk masuk ke dalam. Bahkan pelaku sempat mencakar leher korban.

Baca juga: Derita Keluarga Kerala Dalit, Laporkan Kekerasan Seksual Malah Dikucilkan

Berdasarkan keterangan korban kepadanya, pelaku terus berusaha memperkosa bahkan telah memegang bagian tubuhnya. Beruntung saat itu korban mendapatkan kesempatan untuk melawan lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca juga: Biadab! Gadis 15 Tahun Diperkosa Beramai-ramai oleh 33 Pria

"Pelaku hendak mengambil botol minumannya yang jatuh, momen itulah yang dimanfaatkan pacar saya untuk kabur lalu naik angkot," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini