Suami Hantam Kepala Istrinya Pakai Palu Gara-Gara Sering Diejek Pengangguran

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 28 September 2021 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 519 2478120 suami-hantam-kepala-istrinya-pakai-palu-gara-gara-sering-diejek-pengangguran-DeXYVmhur8.jpg Suami bunuh istrinya dengan palu lantaran sakit hati diejek pengangguran (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Suami membunuh istrinya sendiri dengan palu yang dihantamkan ke kepala korban. Peristiwa sadis itu disebabkan rasa marah dan sakit hati akibat perlakuan korban. Hal ini terungkap selama pemeriksaan kepada Sofianto Liemmantoro oleh Satreskrim Polresta Malang Kota.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan, pelaku dan korban ini sebenarnya menikah secara siri selama 14 tahun dan tinggal serumah di rumah di Jalan Emprit Mas, Sukun, Kota Malang. Namun, diduga karena perlakuan dan perkataan korban yang diejek pengangguran, membuat pelaku sakit dan hati, sehingga merencanakan pembunuhan kepada istrinya.

"Pelaku dan korban ini tinggal serumah, nikah siri 14 tahun dalam agama Buddha, tapi pisah ranjang 3-4 tahun. Pelaku ini merasa sakit hati kepada korban, karena selama ini hidup dengan korban, pelaku merasa tidak dihargai sebagai seorang suami sirinya," ucap Tinton, saat rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Selasa siang (28/9/2021).

Puncak dari rasa sakit hati tersangka yakni saat korban akan pindah rumah karena kontrakannya sudah habis. Tetapi oleh korban, pelaku ini tak diajak dan dibiarkan begitu saja. Pada akhirnya momen untuk menghabisi nyawa korbannya muncul saat korban tengah bersih-bersih merapikan rumah.

Korban yang tengah mandi akhirnya dihabisi oleh di kamar mandi dengan dipukul oleh palu berkali-kali di bagian kepala. Sebelum menghabisi nyawa korban, Sofianto Liemmantoro terlebih dahulu mencekik dan mengunci leher korban dari belakang, kemudian memukulkan palu yang dipegangnya ke kepala korban berkali-kali.

Baca Juga : Suami yang Habisi Nyawa Istri di Malang Terancam Hukuman Mati

"Jadi pelaku melakukan pembunuhan ini, pelaku menggunakan palu ini, ini memang peralatan biasa, dan ini memang disiapkan oleh pelaku untuk menghabisi korban. Tetapi tidak dengan menggunakan gagang. Memang sengaja dia lepas dengan menggunakan tangan, jadi dipegang dan ini untuk menghabisi korban," bebernya.

Setelah korban terluka parah dan tewas di kamar mandi, pelaku mulai membersihkan jejak dengan membuang pakaian yang digunakannya ke sungai di belakang rumah. Selain itu, pelaku juga mengganjal pintu kamar mandi dengan pipa dari celah - celah pintu luar kamar mandi. Seolah-olah korban tewas akibat terjatuh di kamar mandi dan terkunci dari dalam kamar mandi.

Pelaku juga melakukan kejadian tersebut seolah-olah seperti korban ini jatuh dari kamar mandi. Jadi kita sempat menyangka ini adalah korban meninggal karena jatuh dari kamar mandi. Tetapi ada beberapa kejanggalan yang kami temukan, sehingga kita melakukan penyelidikan, sehingga ditemukan ini adalah bukan jatuh dari kamar mandi tapi ini adalah kasus pembunuhan," terangnya.

Polisi pun sempat dibuat bingung dengan skenario yang disiapkan Sofianto Liemmantoro. Apalagi saat mendatangi lokasi sudah dibersihkan oleh pelaku dan beberapa barang bukti dibuang.

Setelah beberapa kali penyelidikan, pemeriksaan saksi, dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menjelaskan kematian korban bukan disebabkan terjatuh. Hal ini diperkuat dengan hasil visum dan autopsi korban yang menyebut, ada luka pukulan benda tumpul beberapa lokasi di kepala yang menyebabkan korban mengalami pendarahan di otak dan meninggal dunia.

"Hasil autopsinya ada pukulan benda tumpul di kepala korban bagian depan, belakang, samping, berkali-kali sehingga korban mati," tuturnya.

Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya pada Selasa 21 September 2021 setelah melakukan pemeriksaan saksi, mendalami barang bukti dan hasil autopsi korban. "Pelaku tidak kabur. Pada saat itu tetap berada di rumah dan kami mendalami berdasarkan fakta-fakta. Sehingga pelaku akhirnya mengakui apa yang diperbuatnya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini