Sempat Viral, Polisi Sebut Nenek Juru Parkir Ngaku Dikeroyok Preman Ternyata Bohong

Andi Deri Sunggu, iNews · Selasa 28 September 2021 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 609 2478006 sempat-viral-polisi-sebut-nenek-juru-parkir-ngaku-dikeroyok-preman-ternyata-bohong-UWDD15dPBa.jpg Polrestabes Makassar. (Foto: Deri Sunggu)

MAKASSAR - Satuan Reskrim Polrestabes Makassar mengusut kasus seorang nenek berprofesi sebagai juru parkir yang viral di media sosial karena mengaku dikeroyok oleh sejumlah preman dan uang hasil kerjanya dirampas. Berdasarkan penyelidikan dari pemeriksaan sejumlah saksi dan hasil rekaman CCTV, kejadian tersebut dipastikan tidak benar atau sama sekali tidak pernah terjadi alias bohong. 

Unit Jatanras Polrestabes Makassar langsung mengusut kasus tersebut, setelah mendapatkan informasi pengeroyokan yang dialami Hasriany Daeng Caya (62). Kesimpulan informasi tersebut bohong setelah penyelidikan selama empat.

Polisi memeriksa CCTV di TKP saat peristiwa terjadi pada tanggal 23 September, berdasarkan keterangan si nenek. Polisi juga memeriksa saksi dan mengkonfirmasi kejadian itu tidak benar.

“Hal ini diperkuat dengan keterangan beberapa pihak yaitu pegawai bank di sekitar TKP. Pegawai minimarket tempat nenek itu bekerja, juga anak menantu nenek tersebut juga diperiksa,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Viral Guru Ceramah Berjam-jam, Siswa Kelaparan hingga Nyaris Pingsan

Jamal menuturkan, anggotanya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang disebut oleh nenek tersebut sebagai orang yang mengeroyoknya. Namun dari pemeriksaan, hal itu juga tidak terbukti berdasarkan keterangan dari ketiga orang itu dan CCTV di TKP.

Hingga kini, polisi terus menggali keterangan dan melakukan pemeriksaan terhadap nenek itu, termasuk menanyakan permasalahan si nenek dengan keluargannya.

“Polisi juga masih terus mencari tahu, luka lebam di tubuh nenek tersebut terjadi dan disebabkan kapan dan dilakukan oleh siapa,” ujar Jamal.

Sebelumnya, kasus seorang nenek berusia 62 tahun berprofesi sebagai juru parkir viral di media sosial setelah salah satu komunitas menggungahnya di media sosial. Nenek tersebut mengaku telah dianiaya oleh sejumlah orang hingga mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya, kemudian melaporkan hal itu ke Mapolrestabes Makassar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini