Viral! Sekelompok ABG Baku Hantam di Bali

Made Argawa, iNews · Rabu 29 September 2021 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 244 2478460 viral-sekelompok-abg-baku-hantam-di-bali-AkK2gZroyv.jpg Foto: MNC Media

TABANAN - Beberapa hari terakhir, media sosial di Pulau Dewata, Bali dihebohkan dengan video perkelahian dua kelompok pemuda. Aksi brutal itu terjadi di pinggir jalan dan membuat jalur lalu lintas sempat tergangg. Pihak kepolisian bergerak cepat dan telah mengamankan 10 orang pemuda yang terlibat dalam keributan itu dan sebagian besar masih berusia belasan.

(Baca juga: Baku Hantam dengan Polisi, 4 Remaja Babak Belur)

Dalam tayangan video yang viral tersebut, menunjukkan dua kelompok pemuda saling baku hantam di pinggir jalan tepatnya di Baypass Soekarno, Kediri, Tabana, Bali. Perkelahian ini terjadi di depan sebuah warung kopi dan sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas.

(Baca juga: Viral! Belum Ada Panggilan Kerja, Ijazah Pria Ini Malah Jadi Bungkus Gorengan)

Pihak kepolisian kemudian menelusuri para remaja yang terlibat perkelahian tersebut. Dan tidak butuh waktu lama, para tersangka berhasil diamankan. Sebanyak 10 remaja yang sebagian besar putus sekolah ini dibawa ke Mapolres Tabanan.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari diketahuinya salah seorang pelakunya bernama Robi Susanto.

“Selanjutnya pelaku diamankan di Polres Tabanan, dari sini tim reserse kriminal Polres Tabanan mengamankan pelaku perkelahian lainnya,” ujarnya, Selasa (28/9/2021).

Dia menerangkan, peristiwa ini berawal mula dari pertemuan antara pelaku bernama Adit dan Yogi yang beralamat di Tabanan.

“Keduanya ribut kemudian timbul perkelahian yang melibatkan teman-teman keduanya,” sambungnya.

Dijelaskan pula, rata-rata para pelaku perkelahian ini merupakan anak putus sekolah dan mereka merantau ke Bali untuk bekerja. Hampir seluruhnya merupakan pekerja serabutan.

“Pihak kepolisian akan memanggil keluarga para remaja ini dan meminta ikut melakukan pembinaan. Selain itu, kita meminta para remaja ini menandatangain surat pernyataan tidak akan melakukan hal serupa lagi,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini