Dampak Musim Kemarau, Warga Ngawi Kesulitan Air Bersih

Ali Masduki, Koran SI · Rabu 29 September 2021 22:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 519 2478947 dampak-musim-kemarau-warga-ngawi-kesulitan-air-bersih-skhy6ypuJe.jpg Warga Ngawi mengantre untuk mendapatkan air bersih (Foto : Istimewa)

SURABAYA - Sejumlah wilayah di kabupaten Ngawi Jawa Timur dilanda kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Salah satunya di Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Budi Santosa, mengatakatan meskipun sebagian kabupaten atau kota di Jawa Timur sudah terjadi hujan, beberapa wilayah masih mengalami kekeringan akibat keterbatasan sumber air. Hal itu terjadi di Desa Banjarbanggi yang dihuni sekitar 1.025 KK. Dampak kemarau berkepanjangan mengakibatkan warga desa mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhan memasak dan mandi.

"Pemerintah Provinsi Jatim melalui BPBD Provinsi Jawa Timur berupaya membantu Kabupaten dan Kota dalam rangka mengatasi kekeringan dengan memberikan sarana prasarana dan dukungan anggaran," katanya saat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di lokasi terdampak, Rabu (29/9/2021).

Mantan Kepala Satpol PP Jatim ini memastikan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) BPBD Jatim tidak tinggal diam. Bersama Kepala Desa Banjarbanggi, Muhtarom, Kabid KL BPBD Ngawi, Teguh Puryadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Bapak Drs Sriyono, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bapak Gatot Soebroto, Kabid Rehabilitasi dan Kabid Rekonstruksi, Andhika N Sudigda dan Kasi Logistik Bige Agus Wahjuono bersama-sama menyalurkan air bersih.

Baca Juga : Ditlantas Polres Boyolali, Bhayangkari Boyolali dan MNC Peduli Kirim 7 Tangki Air Atasi Kesulitan Air Bersih

Pada kegiatan kali ini, lanjut Budi, BPBD Jatim menyerahkan bantuan air bersih sebanyak 2 tangki atau sekitar 12.000 liter kepada masyarakat Dusun Pojok Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Selain air, BPBD Jatim juga memberikan bantuan berupa tandon, jerigen, terpal tahan air yang diberikan kepada kabupaten dan kota untuk menampung air bersih sebagai sumber air warga.

Sementara itu, Kepala Desa Banjarbanggi, Muhtarom, mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan kepada warganya tersebut. Adanya bantuan air bersih dari pemerintah dan BPBD Jatim menjadi oase dipadang pasir. "Dampak kekeringan yang melanda desa kami membuat kami kesulitan mendapat air bersih," ungkapnya.

Untuk diketahui, selain droping air bersih, untuk menjaga penerapan prokes, Tim BPBD Jatim juga membagikan masker kepada warga setempat, tidak terkecuali anak-anak warga Banjarbanggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini