Palak Warga, TNI Gadungan Bonyok Diamuk

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 01 Oktober 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 519 2479510 palak-warga-tni-gadungan-bonyok-diamuk-aRmMU2xBQu.jpg TNI Gadungan, Suharto saat diamankan petugas (foto: ist)

KOTA BATU - Seorang anggota TNI gadungan yang meminta - minta uang dikeroyok warga Kota Batu. Pria bernama Suharto ini mengaku berpangkat mayor dan berpura - pura menjadi anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan diamankan Polres Batu dan Koramil 0818 / 02 Kota Batu, Kamis (30/9/2021).

Anehnya dari foto identitas dirinya pada foto tersimpan Suharto mengenakan seragam TNI Angkatan Udara (AU). Ia mengenakan seragam TNI AU dengan pangkat Letnan Dua (Letda). Sedangkan foto identitas yang tergantung sebelah kiri, berseragam loreng dengan pangkat mayor. Sebelah kanan seragamnya, ada tanda nama S Prasetiawan, sedangkan di lengan kirinya ada bet provos.

Baca juga:  Peras Orang yang Keluar dari Hotel, 3 Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap

Danramil 0818/02 Batu, Kapten Abdul Kodir menjelaskan, Suharto ditangkap di sebuah vila yang ada di Kelurahan Songgokerto. Tertangkapnya Suharto berawal dari kecurigaan warga yang melihat gerak-gerik Suharto karena meminta-minta uang.

"Warga yang curiga lalu melapor ke Babinsa. Setelah dilihat Babinsa, ternyata diketahui bahwa Suharto adalah TNI gadungan," kata Kodir saat dikonfirmasi awak media.

Baca juga:  Diduga Peras Calon Kades di Tangerang, 2 Wartawan dan Pegawai Honorer Ditangkap

Menurutnya, Suharto lalu didatangi dan diamankan, nahas sejumlah warga sempat mengeroyoknya lantaran emosi. Oleh petugas Suharto langsung dibawa ke Koramil 0818 / 02 Kota Batu dari amukan warga.

Diduga, Suharto menggunakan identitas palsunya untuk meminta uang kepada warga. Beberapa pihak yang dimintai uang adalah pengelola vila dan hotel. Suharto meminta sumbangan dengan alasan perayaan HUT TNI-AD.

"Padahal TNI-AD tidak pernah meminta-minta seperti ini. TNI-AD tidak meminta sumbangan untuk perayaan apapun," ungkapnya.

Suharto yang merupakan warga Kota Malang itu membawa uang Rp435 ribu. Belum diketahui pasti apakah itu uang hasil meminta-minta atau uangnya sendiri. "Saat ditanya ia linglung," katanya.

TNI gadungan ini disebutnya, mengendarai sepeda motor dengan knalpot brong saat menjalankan aksinya. Petugas Polres Batu mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan dokumen catatan keuangan.

"Plat nomor sepeda motor itu palsu. Itu dulu plat nomor umum lalu dimodifikasi seperti plat kendaraan dinas," ungkapnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto menerangkan, polisi sedang mendalami informasi terhadap pelaku yang mengaku anggota TNI tersebut. Yussi berjanji akan menjelaskan detail motif Suharto berani menjadi anggota TNI-AD setelah pemeriksaan selesai.

"Kami akan dalami dulu, setelah itu akan diberitahukan kepada publik," jawabnya singkat.

Dari informasi yang diterima kepolisian menyebutkan bahwa pelaku meminta-minta uang ke sejumlah pihak. Polisi juga akan meminta keterangan terhadap kelompok-kelompok yang telah didatangi oleh Suharto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini