Bobol Mesin EDC, Mahasiswi di Palembang Ditangkap

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 04 Oktober 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 610 2481158 bobol-mesin-edc-mahasiswi-di-palembang-ditangkap-f1M8qmmLx3.jpg Mahasiswi bobol mesin EDC ditangkap Polrestabes Palembang. (Ist)

PALEMBANG - Seorang mahasiswi di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Palembang, di kosannya, Minggu (3/10/2021).

Olsa Saftika Rahmanda (23), warga Kecamatan Bukit Kecil, Palembang ditangkap karena telah melakukan penipuan dengan modus meminjam mesin EDC untuk mengecek hadiah di salah satu counter yang beralamat di Jalan Letnan Simanjuntak, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan, bahwa pelaku dengan modus meminjam mesin EDC Brilink di konter milik korban yang saat itu dijaga Rahman (20).

"Saksi ini dari keterangannya saat BAP anggota kita, tanpa curiga meminjamkanlah mesin EDC Brilink untuk mengecek hadiah yang pelaku menangkan dari salah satu vendor," ucap Kompol Tri saat diwawancarai di ruang kerjanya, pada Senin (4/10/2021).

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian uang Rp14 juta. Aksi pelaku pun terekam CCTV dan sempat viral di media sosial (medsos).

"Atas laporan korban dan rekaman CCTV kita berhasil mengamankan pelaku ini. Tapi, setelah kita menginterogasi pelaku dia beralibi kalau dia ini kena tipu juga terkait masalah yang menjeratnya ini sehingga kita akan membuktikan hal itu dengan mendalami kasus ini," tuturnya.

Karena pelaku yang menarik dana tersebut, lanjut Kompol Tri, ia pun terbukti bersalah dalam kasus penipuan itu.

Baca Juga : Ngaku Bisa Tarik Uang di Alam Gaib, 2 Dukun Palsu Tipu Warga hingga Rp300 Juta

Kompol Tri memastikan tindak kejahatan ini merupakan modus baru. "Akan kita kembangkan untuk memberantas tindak kejahatan yang ada khususnya seperti ini," tuturnya.

Sedangkan pelaku Olsa saat diwawancarai mengakui aksinya tersebut dengan alasan dirinya mendapatkan hadiah uang Rp10 juta.

“Saya itu mendapatkan Rp14 juta dari aksi itu," tutur mahasiswi semester akhir jurusan akuntasi ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini