Cekcok di Jalan, Residivis Sayat Wajah Pengendara Motor dengan Cutter

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 06 Oktober 2021 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 510 2481833 cekcok-di-jalan-residivis-sayat-wajah-pengendara-motor-dengan-cutter-hvJoVnZdWW.jpg Penganiaya pemotor di Sleman ditangkap polisi (Foto: Priyo Setyawan)

SLEMAN - Polres Sleman mengamankan pria berinisial SA (22) karena melakukan penganiayaan terhadap MR (24) warga Sleman dengan cutter dan melakukan pemukulan. Korban mengalami luka sayatan di bagian wajah dan telapak tangan.

Penganiayaan terjadi di Jalan Magelang, Denggung, Tridadi, Sleman, Sabtu malam, 25 September 2021 pukul 20.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana mengatakan, peristiwa itu berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor keluar dari gang di Jalan Magelang. Saat bersamaan pelaku dengan sepeda motor melaju di depannya dari arah Magelang dan hampir bersenggolan. Tidak terima, kemudian mengejar korban dengan kecepatan tinggi hingga sampai di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Aniaya Anak Disabilitas, Pasutri Pengasuh Penitipan Anak Ditangkap

Tidak banyak bicara, pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan dengan menyayat wajah bagian kiri dengan cutter dan memukul bagian dada dua kali dengan tangan kosong. Selain itu, pelaku juga akan menusuk perut korban dengan cutter namun bisa direbut.

“Hal ini membuat telapak kanan korban terluka 6 centimeter. Sedangkan wajahnya luka sayat sepanjang 20 centimeter,” kata Rony, Selasa (5/10/2021)

Mengetahui hal itu, warga sekitar mencoba menolong korban dan membawanya ke rumah saktt serta menangkap pelaku. Selanjutnya diserakan ke Polres Sleman. Selain itu, juga diamankan cutter, sepeda motor, jaket, celana dan STNK kendaraan yang digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan sebagai barang bukti (BB).

"Pelaku saat ini ditahan di sel tahanan Mapolres Sleman,” paparnya.

Baca Juga:  Kasus Pria Tewas di Kali Cengkareng, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Petugas masih mengembangkan kasus ini. Sebab, dari hasil pemeriksaan, tersangka merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan tahun 2019 lalu di wilayah Sleman.

“Tersangka dalam kasus ini dijerat Pasal 351 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara,” jelasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini