Sadis! Pelaku Habisi Nyawa Tuti saat Tidur dengan Penggilasan, Amalia Melawan

Mohammad Adrianto S, Okezone · Selasa 05 Oktober 2021 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 525 2481721 sadis-pelaku-habisi-nyawa-tuti-saat-tidur-dengan-penggilasan-amalia-melawan-27HRhfJdH2.jpg Pelaku habisi nyawa Tuti dengan penggilasan/ MNC Media

SUBANG - Misteri pembunuhan Tuti dan Amalia, ibu beserta anaknya yang ditemukan tewas di bagasi mobil Toyota Alphard, Subang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang.

(Baca juga: Terungkap! Temuan Baru Mengarah Senjata Pelaku untuk Membunuh Tuti dan Amalia)

Pasalnya, belum lama ini pihak kepolisian kembali membongkar makam keduanya untuk kembali melakukan autopsi kepada kedua jenazah. Hasil autopsi ulang membuktikan adanya perbedaan terhadap penyelidikan terkait luka di tubuh terutama penyebab asli kematian.

Autopsi sudah dilakukan di TPU Istuning, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Sabtu (2/10/21) sore. Hingga saat ini, polisi belum bisa mencari pelaku atas tewasnya Tuti dan Amalia.

(Baca juga: Temukan Titik Terang, Ahli Forensik Yakin Polisi Tangkap Pembunuh Tuti dan Amalia)

Dalam menyelidiki kasus ini, Polres Subang mendapat bantuan dari Polda Jabar dan Bareskrim Mabes Polri. Tim gabungan Mabes Polri, Polda Jabar, dan Polres Subang juga yang mengautopsi ulang jenazah Tuti dan Amalia.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, memaparkan hasil dari autopsi ulang itu nantinya akan menjadi petunjuk untuk mengungkap pelaku.

“Kita lakukan autopsi lagi, karena kita sedang mencari kesesuaian antara bukti dan petunjuk yang telah kita temukan yang baru dengan penyebab kematian," ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Kendati demikian, Erdi tidak bisa menerangkan hasil autopsi tersebut ke awak media. "Enggak, enggak bisa (dipublikasikan), hanya untuk kepentingan penyidik," ujarnya.

Erdi melanjutkan, timnya berharap bahwa autopsi bisa memberi petunjuk baru terkait penyebab luka pada tubuh korban sebelum meninggal dunia. Dalam proses autopsi tersebut, tim forensik menelisik dan memastikan luka serta penyebab kematian kedua korban.

Dari hasil autopsi ini juga kata Erdi, polisi dapat mengetahui adanya perlawanan atau tidak, serta waktu kematian korban. Tidak hanya itu, hasil dari forensik menunjukan bahwa barang bukti benda atau alat yang digunakan pelaku saat mengeksekusi korban.

Tim forensik juga menelisik apakah alat tersebut berasal dari benda tumpul atau benda tajam. Pihak kepolisian sendiri menduga alat yang digunakan pelaku untuk membunuh Tuti dan Amalia diduga berasal dari benda tumpul, tepatnya papan penggilasan untuk mencuci pakaian.

Kapolres Subang AKBP Sumarni menjelaskan, pelaku memukul korban hingga tewas menggunakan papan penggilasan untuk mencuci baju. Papan penggilasan yang diduga untuk mengeksekusi korban itu terbuat dari kayu.

Lebih lanjut, dugaan itu ditemukan dari TKP, di mana petugas menemukan papan penggilasan yang berlumuran darah. Sumarni juga memberi hipotesis bahwa korban Tuti dipukul saat sedang tidur.

Hal ini karena melihat di tubuh korban tidak ada tanda perlawanan atau tanda-tanda kekerasan. Namun, berbeda halnya dengan Amalia yang diduga sempat memberikan perlawanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini