Pimpin Jabar, Ridwan Kamil Ungkap Tiga Nilai Spiritual yang Dianutnya

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 09 Oktober 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 525 2483597 pimpin-jabar-ridwan-kamil-ungkap-tiga-nilai-spiritual-yang-dianutnya-T6xQeJYb2R.jpg Ridwan Kamil. (Foto: Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG - Sebagai orang nomor satu di Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan nilai spiritual yang selama ini dianutnya. Ada tiga nilai spritilual yang selalu dipegang teguh dalam kepemimpinannya. 

"Pertama, niatkan kepemimpinan sebagai ibadah," ungkap Ridwan Kamil dalam Remote Workshop "Adaptive Leadership" secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/10/2021).

Kang Emil, sapaan akrabnya, juga mengaku selalu berpegangan pada salah satu surat dalam Alquran, yakni perintah beribadah bagi setiap manusia saat diciptakan ke muka bumi

"Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah. Makanya, saya sebagai dosen, wali kota, gubernur, niatnya adalah ibadah," tutur Kang Emil.

Nilai spiritualitas kedua, lanjut Kang Emil, kekuasaan sifatnya hanya sementara. Menyadari akan hal itu, dia ingin mengakhiri masa jabatannya dengan husnul khotimah. 

"Jadi saya berdoa pada diri sendiri agar saya mengakhiri jabatan dengan husnul khotimah," ujarnya. 

Baca juga: Kejar Target Herd Immunity, Vaksinasi di Jabar Tembus 25 Juta Dosis

Kembali mengutip ayat dalam Alquran, Kang Emil juga mengingatkan agar setiap pemegang kekuasaan menggunakan kekuasaannya sebaik mungkin. 

Sebab, katanya, Allah dapat mencabut kekuasaan tersebut kapan pun, seperti yang dialami sejumlah pejabat di Indonesia yang harus mengakhiri kepemimpinannya karena terlibat kasus korupsi.

"Jadi saya berkompetisi untuk jadi Gubernur Jabar dan Allah takdirkan, Allah juga bisa cabut kekuasaannya kapan pun," jelasnya.

Adapun nilai spiritualitas terakhir yang Kang Emil pegang adalah komitmen memberikan manfaat bagi masyarakat lewat kekuasaannya.  

Dia menegaskan, manusia yang paling mulia di mata Allah adalah manusia yang bermanfaat. Kata Kang Emil, seorang ketua RT bisa lebih mulia ketimbang gubernur bila kehadirannya dirasakan manfaatnya oleh warga. 

"Seorang ketua RT bisa lebih mulia dari pada Gubernur kalau dia hidupnya dirasakan manfaatnya oleh warga. Jadi, kalau lihat saya sibuk bikin terobosan, saya gak mau jadi manusia yang rugi yang kepemimpinannya habis, tapi tidak ada jejak atau karya," pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini