Berani-beraninya 2 Remaja Ini Lakukan Vandalisme dengan Bawa Celurit di Kompleks Polri

Dharmawan Hadi, iNews · Sabtu 09 Oktober 2021 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 525 2483684 berani-beraninya-2-remaja-ini-lakukan-vandalisme-dengan-bawa-cerulit-di-kompleks-polri-BcPAuRx4gJ.jpg Dua remaja ditangkap polisi lantaran melakukan vandalisme dengan bawa celurit di Kompleks Polri (Foto : MPI)

SUKABUMI - Sebanyak dua remaja diamankan polisi setelah melakukan vandalisme di gerbang RS Setukpa Lemdik Polri di Jalan Aminta Azmali No 59, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jumat 8 Oktonber 2021. Ternyata, mereka juga bawa celurit yang disimpan di jok motornya.

Remaja berinisial AB dan DA itu diamankan satpam dan petugas anggota Setukpa Lemdik Polri. Mereka mencorat-coret gerbang rumah sakit dengan tulisan GBR yang diduga nama salah satu geng motor yang ada di Kota Sukabumi.

Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Arif Saptaraharja mengatakan bahwa salah satu terduga pelaku vandalisme tersebut membawa senjata tajam jenis cerulit yang disimpan di bawah jok sepeda motor yang dibawanya.

Baca Juga : Hapus Coretan Vandalisme, Fasilitas Bermain di Taman Gajah Dicat Ulang

"Ketika sedang melakukan aksi vandalisme, kedua remaja tersebut ketahuan oleh satpam, salah satu terduga pelaku AB melarikan diri, sedangkan DA berhasil diamankan lebih dulu," ujarnya.

AB kemudian ditangkap tak jauh dari TKP, setelah di suruh membuka jok motornya, ternyata membawa celurit yang disimpan di dalam tas," kata Arif menerangkan kepada wartawan.

Keduanya kemudian diserahkan ke Polsek Gunungpuyuh untuk diperiksa dan dimintai keterangan. Barang bukti yang diamankan adalah senjata tajam jenis celurit dengan panjang kurang lebih sepanjang 43 cm bergagang warna hijau tua dilapisi karet warna hitam.

"Selain itu, sepeda motor merk Honda Beat warna hitam, tas ransel merk Zem Big Colection dengan warna kombinasi biru tua, biru muda, dan kuning, baju hitam bertuliskan GBR dan satu botol cat semprot merk Hiroki warna hitam juga ikut diamakan," ujar Arif menambahkan.

Hingga Sabtu (9/10/2021) pagi, kedua remaja tersebut masih diperiksa oleh Satreskrim Polsek Gunungpuyuh, terlapor hanya satu orang karena membawa senjata tajam, sedangkan yang satunya lagi masih menunggu kedatangan keluarganya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini