Dihantam Ombak, Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Cianjur

Antara, · Senin 11 Oktober 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 525 2484768 dihantam-ombak-perahu-nelayan-terbalik-di-perairan-cianjur-WupJ82WXZR.jpg Foto: istimewa

SUKABUMI - Perahu tradisional yang diawaki dua nelayan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang tengah mencari ikan di perairan laut Kabupaten Cianjur, Jabar tepatnya di Pantai Karangpotong terbalik dan nyaris karam setelah diterjang gelombang tinggi.

"Perahu ditumpangi dua nelayan yakni Udep sebagai nakhoda dan seorang lainnya Rahmat yang merupakan anak buah kapal (ABK). Perahu dengan nama lambung Putri Cikal ini mengalami kecelakaan saat dioperasikan menjaring ikan di wilayah perairan laut Cianjur," kata Asep JK, Ketua Rukun Nelayan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Senin (11/10/2021).

Baca juga:  Kapal Nelayan Bocor dan Karam di Pulau Pari

Informasi yang dihimpun dari nelayan Pantai Ujunggenteng, kedua korban berangkat dari Pantai Ujunggenteng dan saat di tengah perairan laut Cianjur cuaca kurang bersahabat, angin kencang ditambah gelombang tinggi.

Udep yang merupakan nakhoda perahu tradisional tersebut mencoba mengendalikan kendaraannya dan mengarahkannya ke pantai atau daratan. Namun, usahanya tidak berhasil saat gelombang tinggi menggulung perahunya hingga terbalik.

Baca juga:  2 Kapal Penumpang Karam Akibat Dihantam Badai di NTT

Akibatnya seluruh perbekakalan, peralatan dan kedua nelayan ini tercebur ke laut. Udep dan Rahmat pun terus berupaya menggapai barang-barang yang bisa mengapung dan naik badan kapal yang masih mengambang.

Beruntung nyawa awak perahu tersebut berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melihat kejadian tersebut dan mereka pun dievakuasi ke darat, sementara perahunya pun ditarik oleh kapal lain untuk ditambatkan di pantai.

"Kondisi kedua nelayan asal Palabuahratu tersebut saat ini cukup baik, hanya saja masih kelelahan setelah berjuang menyelamatkan diri di tengah laut dan perahunya berhasil dievakuasi ke darat namun belum diketahui masih bisa digunakan atau tidak," tambahnya.

Asep mengatakan, saat ini kondisi cuaca di tengah laut tidak menentu terkadang cerah, tapi bisa dengan cepat berubah, maka dari itu dirinya mengimbau kepada nelayan yang hendak melaut untuk mempersiapkan segala sesuatunya khususnya alat keselamatan seperti pelampung maupun jaket keselamatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini