Menlu Retno: Presiden Serbia Dukung Arsip Gerakan Non-Blok Jadi MOW UNESCO

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 12 Oktober 2021 00:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 18 2484819 menlu-retno-presiden-serbia-dukung-arsip-gerakan-non-blok-jadi-mow-unesco-HepU6WwZqt.jpeg Menlu RI, Retno Marsudi (foto: okezone)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi saat ini tengah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok (GNB) ke-60 di Beograd Serbia sebagai utusan khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kunjungan kerjanya itu Retno melakukan pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vučić

“Pertemuan pertama dengan Presiden Serbia. Dalam pertemuan saya menyampaikan bahwa Serbia adalah teman dekat teman lama Indonesia sejak berdirinya GNB. Presiden Soekarno dan Presiden Josip Broz Tito adalah dua dari lima pendiri gerakan non-blok,” katanya dalam konferensi persnya, Senin (11/10/2021) malam.

Baca juga: UNESCO: 117 Juta Siswa Masih Belajar di Rumah Akibat Covid-19

Pada kesempatan itu, Retno secara khusus menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni meminta dukungan Presiden Serbia untuk menominasikan arsip Gerakan Non-Blok ke-1 menjadi salah satu Memory of The World (MOW) UNESCO. Hal ini pun disambut baik Presiden Serbia.

“Saya menyampaikan pesan bapak presiden dan meminta dukungan upaya Indonesia menominasikan arsip KTT GNB ke-1 tahun 1961 di Beograd sebagai ingatan kolektif dunia, Memory of The World dari UNESCO,” ujarnya.

Baca juga: UNESCO Peringatkan Taliban Tidak Sembarangan Merusak Situs Bersejarah di Afghanistan

“Kesempatan KTT di Beograd ini adalah waktu yang tepat untuk mengusung nominasi tersebut. Presiden Serbia mendukung upaya tersebut dan siap bekerja sama untuk mewujudkan prakarsa Indonesia tersebut, “ lanjutnya.

Lebih lanjut Retno juga mengaku melakukan tukar pikiran dengan Presiden Serbia terkait spirit, nilai, prinsip dan cita-cita pendirian Gerakan Non-Blok. Menurutnya peringatan ke-60 KTT Non-Blok ini adalah momentum yang baik untuk menghidupkan kembali spirit gerakan ini.

“Presiden Serbia menyampaikan pandangan yang sama mengenai pentingnya terus menjalankan prinsip dan nilai-nilai gerakan Non-Blok. Presiden Serbia menghargai posisi Indonesia yang terus teguh memegang prinsip-prinsip gerakan Non-Blok. Termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial, persamaan dan semangat kerjasama,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini