Dor! Maling Motor Ditembak Usai Rebut Senjata Polisi saat Ditangkap

Aminoer Rasyid, iNews · Selasa 12 Oktober 2021 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 608 2484957 dor-maling-motor-ditembak-usai-rebut-senjata-polisi-saat-ditangkap-Q1zeqxcxJJ.jpg Foto: Istimewa

MEDAN - Berusaha merebut senjata milik petugas saat akan ditangkap, salah seorang residivis kasus pencurian terpaksa diberi hadiah timah panas.

Petugas kepolisian berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian di bengkel sepeda motor, yang aksinya terekam CCTV, satu dari dua pelaku terpaksa dihadiahi timah panas lantaran mencoba melawan dengan merebut senjata milik petugas saat akan ditangkap.

Setelah melakukan identifikasi dari rekaman CCTV yang ada, akhirnya petugas kepolisian dari Mapolsek Medan Helvetia berhasil menangkap salah seorang pelaku berinisial HT dari tempat persembunyiannya, di kawasan Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara.

Dari keterangan HT, diketahui jika dirinya melakukan aksi pencurian di bengkel sepeda motor tersebut bersama dua orang rekannya yang lain berinisial MS dan H. Dari informasi itu, petugas pun kembali melakukan pengejaran dan berhasil menangkap MS yang juga merupakan residivis kasus yang sama dari lokasi yang berbeda.

Namun saat akan ditangkap, MS berupaya melawan dengan berusaha merebut senjata api milik salah seorang petugas, dan terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki kanannya. Sementara itu, salah seorang pelaku lain berinisial H berhasil melarikan diri dan telah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahean mengatakan, jika penangkapan kedua pelaku bermula dari adanya laporan korban yang mengalami pencurian di bengkel sepeda moto. Dari laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyidikan dengan memeriksa rekaman CCTV yang ada hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku.

"Untuk motif pencuriannya sendiri, ingin menguasai barang milik korban yang ada di dalam bengkel korban untuk kemudian menjualnya agar mendapatkan uang," jelasnya.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian yang belum sempat dijual oleh kedua pelaku berupa, satu unit sepeda motor dan delapan buah ban dalam. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ke dua pelaku pun di jerat Pasal 363 Ayat 2 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini