Warga Ragu Divaksin Covid-19, Presiden Filipina: Suntik Saat Mereka Tidur

Vanessa Nathania, Okezone · Rabu 13 Oktober 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 18 2485535 warga-ragu-divaksin-covid-19-presiden-filipina-suntik-saat-mereka-tidur-Bul0neVvEX.jpg Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: Reuters)

MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyampaikan ide aneh untuk “memaksa” warga penolak vaksin Covid-19 mendapatkan inokulasi. Duterte mengusulkan untuk mengerahkan ‘dokter ninja’ yang menyuntikkan vaksin Covid-19 ke rumah-rumah warga saat mereka sedang tidur.

Pendekatan tidak ortodoks untuk mendorong tingkat vaksinasi di Filipina itu diusulkan Duterte saat berpidato pada Senin (11/10/2021).

BACA JUGA: Pengawal Presiden Filipina Diimunisasi dengan Vaksin Covid-19 Selundupan

“Saya tahu banyak orang masih ragu-ragu,” kata Duterte, sebagaimana dilansir RT.

“Jadi temukan mereka di barangay (lingkungan) Anda. Mari kita masuki rumah mereka dan memvaksinasi mereka saat mereka tidur. Selesai,” tambahnya.

Presiden menambahkan bahwa dia siap secara pribadi memimpin razia imunisasi malam hari.

BACA JUGA: Filipina Cabut Larangan Masuk Wisatawan dari Indonesia dan 9 Negara Lain

Usulan yang diduga hanya guyonan itu muncul di saat Duterte berusaha meyakinkan masyarakat untuk menerima vaksin Covid-19.

Duterte juga menyatakan dirinya turut bertanggung jawab atas kegagalan pemerintahnya dalam memperoleh dosis yang cukup untuk peluncuran vaksin yang lebih cepat awal tahun ini. Meski begitu tercatat bahwa bahkan kampanye vaksinasi yang terbatas itu telah mengurangi penyebaran Covid.

Filipina memulai program imunisasi Covid-19 pada Maret, menggunakan vaksin Sinovac China. Duterte sebelumnya menyalahkan negara-negara kaya karena menimbun dosis yang tersedia dan meninggalkan negara-negara seperti Filipina.

Duterte sebelumnya telah menyarankan pendekatan yang keras untuk warga yang menolak vaksin.

Pada Juni, dia mengatakan mereka yang tidak ingin menerima suntikan vaksin harus meninggalkan negara itu atau dipenjara dan disuntik dengan paksa.

“Saya akan menangkap Anda (dan) kemudian saya akan menyuntikkan vaksin ke bokong Anda,” kata Duterte memberikan peringatan saat itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini