Korut Pamerkan Tentara Bertelanjang Dada, Unjuk Kekuatan Hancurkan Beton dan Bata

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 14 Oktober 2021 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 18 2486028 korut-pamerkan-tentara-bertelanjang-dada-unjuk-kekuatan-hancurkan-beton-dan-bata-NH0qRUWj0r.jpg Foto: Korean Central TV.

SEOUL - Media pemerintah Korea Utara pada Selasa (12/10/2021) merilis cuplikan dari pertunjukan militer yang dimaksudkan untuk menunjukkan ketangguhan tentara Korea Utara untuk melindungi negara itu dari musuh-musuhnya. 

Video tersebut, yang dilaporkan direkam pada Senin (11/10/2021), menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersenyum ketika tentara berseragam melakukan berbagai demonstrasi seni bela diri, termasuk menghancurkan batu bata dengan tangan kosong, memecahkan beton di perut tentara yang bertelanjang dada dengan palu godam, bahkan menghancurkan batu bata dengan kepala mereka. .

BACA JUGA: Korut Klaim Sukses Uji Coba Sistem Rudal Hipersonik Baru 

Kim mengatakan dia bertujuan untuk membangun militer "tak terkalahkan" untuk melawan "kekuatan musuh", merujuk pada Amerika Serikat (AS).

"Baru-baru ini, Amerika Serikat sering mengirim sinyal bahwa mereka tidak memusuhi negara kita, tetapi perilakunya tidak memberi kita alasan mengapa kita harus mempercayai mereka," katanya dalam pidato setelah pameran, seperti dikutip kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA.

"Amerika Serikat masih menimbulkan ketegangan regional dengan penilaian dan tindakannya yang salah," tambahnya.

BACA JUGA: Korut Tolak Seruan Korsel untuk Deklarasikan Akhir Perang Korea 

Korea Utara baru-baru ini melakukan serangkaian uji coba rudal, yang menurut KCNA bertujuan “menjamin keamanan negara”. Pejabat di Korea Selatan dan Amerika Serikat terus memantau tes tersebut.

Kim mengkritik pihak berwenang Korea Selatan yang dinilai bersikap “munafik”. Dia menambahkan bahwa Korea Utara memiliki hak mempertahankan dirinya.

"Sambil melakukan semua yang ingin mereka lakukan, pihak berwenang Korea Selatan, dengan maksud untuk merampas hak pertahanan diri kami untuk mengembangkan kemampuan pertahanan, secara sukarela memimpin kampanye propaganda anti-DPRK dari pasukan musuh yang dipimpin oleh Amerika Serikat, dengan sembarangan melabeli bahkan pengujian senjata konvensional kami sebagai provokasi bersenjata, ancaman, dan tindakan tidak pantas yang memperparah ketegangan," katanya, menurut outlet berita negara.

Pertunjukan ini merayakan ulang tahun ke-76 berdirinya Partai Buruh Korea. Acara itu dilaporkan yang pertama dari jenisnya sejak Kim menjabat pada 2011, The Washington Post melaporkan, mengutip pejabat Korea Selatan.d

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini