Antisipasi Kerumunan Wisatawan, Pemda DIY Razia Prokes dan Terapkan Ganjil-Genap

Heru Trijoko, iNews · Kamis 14 Oktober 2021 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 510 2486085 antisipasi-kerumunan-wisatawan-pemda-diy-razia-prokes-dan-terapkan-ganjil-genap-kOejbhKbZr.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memperketat penjagaan dan razia protokol kesehatan (prokes) bagi wisatawan yang hendak berlibur. Hal tersebut dilakukan menyusul terjadinya lonjakan wisatawan di sejumlah destinasi wisata saat weekend atau akhir pekan.

Selain itu, pengalihan arus lalu lintas dan penerapan skenario ganjil-genap juga akan diberlakukan untuk mengurai kemacetan.

Membeludaknya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta mendapat sorotan dari pemda. Selain membuat kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan, para wisatawan juga membanjiri sejumlah destinasi wisata favorit sehingga menimbulkan kerumunan.

Padahal, di yogyakarta masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan baru 7 lokasi wisata yang diizinkan melakukan uji coba pembukaan oleh Kemenparekraf.

Baca Juga : Catat! Begini Aturan Baru Berwisata di Malioboro Yogyakarta

Beberapa lokasi wisata yang diserbu wisatawan tersebut di antaranya kawasan Malioboro Yogya, Kebun Binatang Gembiraloka, dan sejumlah pantai di Kabupaten Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat akhir pekan, Pemda DIY akan memperketat penjagaan dan razia protokol kesehatan (prokes). Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, TNI-Polri, dan Satpol PP juga akan dilibatkan guna mengurai kemacetan dan penerapan skenario ganjil-genap.

“Kita tetap lakukan penjagaan, pengalihan arus, operasi Pol PP bubarkan kerumunan dan penegakan prokes pakai masker. Itu kita lakukan,” kata Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Kamis (14/10/2021).

Selain itu, ia juga berharap kepada pelaku wisata untuk dapat menjaga penerapan prokes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini