Mahasiswa USU yang Ditangkap saat Pesta Ganja Bakal Jadi Duta Anti-Narkoba

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 14 Oktober 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 608 2486406 mahasiswa-usu-yang-ditangkap-saat-pesta-ganja-bakal-jadi-duta-anti-narkoba-9iIP5lvWXP.png Foto: istimewa

MEDAN - Sejumlah mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang ditangkap saat pesta ganja di Kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU pada Minggu dini hari, 10 Oktober 2021 lalu, akan dijadikan sebagai duta anti narkoba BNN Sumut.

Hal itu ditegaskan Kepala BNN Provsu Brigjen Toga Habinsaran Panjaitan saat besilaturahmi ke USU, Kamis (14/10/2021).

Hadir dalam silaturahmi itu, Wakil Rektor I, Edy Ikhsan bersama Wakil Rektor III USU, Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, Wakil Rektor V, Luhut Sihombing, Kepala Biro Aset dan Usaha USU.

Baca juga:  Ternyata Penggerebekan Narkoba di USU Atas Permintaan Pihak Kampus

Brigjen Toga mengatakan, mahasiswa USU yang terjaring merupakan korban dari penyalahgunaan narkoba. Secara umum mereka merupakan mahasiswa yang sangat kreatif.

"Para Mahasiswa USU itu jago-jago main musik. Itu merupakan modal untuk memberdayakan mereka sehingga bisa terhindar dari penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

Baca juga:  Penyuplai Ganja di Kampus USU Ngaku Jual Narkoba Demi Biaya Kuliah

Brigjen Toga juga menjelaskan bahwa opsinya mereka saat ini akan direhabilitasi.

"Karena kita melihat mereka punya potensi, di mana mereka jago main musik. Nanti kita harapkan mereka bisa jadi duta anti narkoba. Tidak hanya untuk Kampus USU, tapi untuk seluruh masyarakat,” ujar Toga.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Edy Ikhsan mengapresiasi kerja sama dengan BNN Provinsi Sumatera Utara. Edy menyebutkan jika USU telah melakukan koordinasi internal dalam hal pemberantasan peredaran narkotika, terkhusus di area kampus.

“Kami sudah melakukan koodinasi secara internal, bagaimana USU berupaya untuk hal pemberantasan peredaran narkotika, terkhusus di area kampus. Arahan Rektor USU untuk meningkatkan security monitoring, serta mengaktifkan satuan tugas pemberantasan narkotika,” kata Edy.

Selain itu, Rektor USU menginstruksikan agar dilakukan pendampingan intens kepada mahasiswa. Mahasiswa juga tidak diizinkan untuk menginap. Jikapun harus menginap harus memiliki izin tertulis dan sepengetahuan pihak kampus.

“Kita tau mungkin kerja sama kita dengan BNNP dalam pemberantasan narkotika mengakibatkan pemberitaan yang kurang baik mengenai USU. Namun jalan ini harus kita tempuh sebagai bentuk pemberantasan narkotika,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini