Dianiaya Anggota DPRD Sumba Tengah, Pendeta Terluka dan Sesak Napas

Dion Umbu Ana Lodu, iNews · Sabtu 16 Oktober 2021 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 340 2487115 dianiaya-anggota-dprd-sumba-tengah-pendeta-terluka-dan-sesak-napas-SJF5mondOk.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

SUMBA TENGAH - Pendeta Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Anamanu, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marthen Galu Wona Lulu, mengalami luka di bagian pelipis setelah dianiaya anggota DPRD yakni YDP pada Jumat (15/10/2021) pagi. Korban juga mengaku sempat sesak napas.

Marthen menjelaskan dirinya dipukul di ulu hati dan rusuk kanan. Tak hanya itu kening bagian kiri juga dipukul.

“Sempat sesak napas karena pukulan keras tadi,” ucapnya, lewat pesan singkat, Jumat (15/10/2021) malam.

Marthen berterima kasih pada Kapolres Sumba Barat, karena telah merespons laporannya dengan menerjunkan langsung Kanit Reskrim.

Baca Juga : Duh! Anggota DPRD Aniaya Pendeta Gara-gara Bimbingan Rohani

“Kanit Reksrim turun langsung tadi. Saya juga sudah diambil keterangan lengkap, sekarang saya sudah istirahat di pastori," katanya.

Peristiwa itu bermula dari laporan dan permintaan istri pelaku agar datang ke rumah dan meberikan bimbingan rohani serta doa. Itu karena suaminya disebutkan sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan mabuk. Namun, kedatangan pendeta justru disambut dengan amarah dan penganiayaan.

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto menegaskan akan memproses siapapun sesuai hukum yang berlaku.

“Kasus kita tarik ke Polres Sumba Barat, sementara kita lagi periksa para saksi yang ada, kemudian terlapor. Sebagai informasi saya proses yang bersangkutan secara etas sesuai hukum yang berlaku,” katanya melalui pesan singkat, Jumat (15/10/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini