Kasus Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Yoris: Pelakunya Harus Bertaubat!

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 15 Oktober 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 525 2486831 kasus-pembunuh-ibu-dan-anak-di-subang-yoris-pelakunya-harus-bertaubat-pG69dgq1Vm.jpg Putra pertama Tuti, Yoris/pakai peci (foto: istimewa)

JAKARTA - Kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55), dan Amalia Mustika Ratu (23) di Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat masih menjadi misteri. Diketahui putra anak pertama korban pembunuhan ibu dan anak, Yoris Raja Amarullah meminta kepada pelaku pembunuh ibu dan adiknya tersebut bertaubat kepada Allah SWT.

"Pesennya bertaubat sama Allah SWT, semoga pelaku disadarkan dan cepat tertangkap dan dihukum yang seberat-beratnya polisi," kata ungkap Yoris dikutip dari channel youtube monogram production, Jumat (15/10/2021).

Baca juga:  Yoris Terkejut Saksikan Anaknya Gambarkan Kondisi Pembunuhan Subang

Yoris enggak pun mengaku ingin bertemu pelaku ibu dan adiknya itu. "Iya saya mau bertemu pelakunya, pengen ketemu aja, dendam gimana ya kalau dendam ya kesel aja, kita masih ada Allah dan keimanan untuk masalah itu, mudah-mudahan Allah yang membalasnya," tutur Yoris.

Ia pun berharap pihak kepolisian cepat menangkap pembunuh Tuti dan Amel. "Mudah-mudahan cepet terungkap. Hidup agak hambar kemudian merasa kehilangan besar ketika mamah dan Ade sudah enggak ada seperti ini," pungkasnya.

 Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Polisi Periksa 3 Kakak Tuti

Diketahui sebelumnya, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang mulai menemui titik terang. Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap tersangka di balik pembunuhan sadis itu. Salah satunya dengan kembali melakukan autopsi ulang kedua korban, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, dalam autopsi kedua, polisi mencari kesamaaan antara bukti yang sudah ada dengan penyebab kematian korban.

"Hasil autopsi itu langsung dikirimkan kepada penyidik, jadi kita tidak sembarangan, dari hasil autopsi itu nanti dilaporkan ke penyidik untuk dievaluasi kembali," ujar Erdi beberapa waktu lalu di Mapolda Jabar.

Erdi berharap ada petunjuk baru, dimana penyidik bisa mengetahui siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Sekarang kita fokus mencari petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya, setelah itu baru kita simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya," ucapnya.

Oleh sebab itu, dia enggan berandai-andai siapa dalang pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia. Karena polisi bekerja berdasarkan barang bukti yang didapat. "Jadi kita tidak berandai-andai dulu," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini